hukum & kriminalitasUncategorized

Bebas Dari Penjara, Pensiunan PNS Ini Kembali Divonis Kurungan 2 Tahun Penjara

Foto : Ketua Pengadilan Negeri Pangkalpinang Kelas IB, I Wayan Wiguna SH MH saat menandatangani nota kesepahaman di sela-sela acara Pembangunan Zona Integrasi Wilayah Bebas Korupsi & Wilayah Birokrasi Bersih Melayani. Kegiatan tersebut berlangsung di gedung pengadilan setempat beberapa waktu lalu. (Rey)

PANGKALPINANG,SpotBerita — Aldi Salqomar hanya bisa pasrah tatkala majelis hakim yang menyidangnya saat itu menjatuhkan sanksi hukuman (vonis) pidana kurungan penjara selama 2 (dua) tahun lantaran perkara korupsi anggaran proyek Pengendalian Lahan Kritis & Pengadaan Bibit Pohon tahun anggaran (TA) 2013, senilai Rp 700 juta.

Selain dijatuhi vonis 2 tahun kurungan penjara, pensiunan PNS Badan Lingkugan Hidup Daerah (BLHD) Kota Pangkalpinang ini pun divonis wajib membayar denda sebesar Rp 50 juta serta sanksi subsider 3 (tiga) bulan kurungan penjara.

Putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor Pangkalpinang Kelas IB diketuai oleh I Wayan Wiguna dan dua anggota majelis lainnya, Haridi SH MH & Yelmi SH MH ini justru dilakukan banding oleh penuntut umum, lantaran vonis hakim dinilai lebih rendah atau setengah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), sebelumnya terpidana dituntut kurungan penjara selama 4 tahun, denda Rp 50 juta dan subsider selama 3 bulan kurungan penjara.

Sementara itu, Humas Pengadilan Negeri Pangkalpinang Kelas IB, Hotma EP Sipahutar SH MH menerangkan, putusan majelis hakim pengadilan tersebut yakni hasil sidang putusan kasus tipikor tertanggal 14 Pebruari 2019 lalu.

“Sidang putusannya tertanggal 14 Pebruari 2019 lalu. Aldi Salqomar dijatuhi hukuman kurungan penjara selama dua tahun dan membayar denda Rp 50 juta serta subsider selama 3 bulan kurungan penjara,” ujar Hotma kepada wartawan, Rabu (13/3/2019) di Pengadilan Tipikor Pangkalpinang Kelas IB.

Sebelumnya pun Aldi Salqomar sempat divonis majelis hakim selama 1,2 tahun kurungan penjara terkait kasus korupsi serupa yakni proyek pembangunan Taman Mandara di kawasan Kolong Kacang Pedang, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang menelan dana mencapai senilai Rp 2,7 miliar lebih bersumber dari dana APBD tahun anggaran (TA) 2013, saat ia menjabat selaku PPK. (Rey)
Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close