Foto : Ilustrasi mobil hasil kejahatan yang diamankan pihak kepolisian. (net)

BANGKA,SpotBerita – Ipda Wi, anggota Satreskrim Polres Bangka tak menampik jika dirinya merupakan salah satu korban atas kasus dugaan kendaaraan (mobil) bodong di wilayah Kecamatan Belinyu.

Wi sendiri mengaku dirinya sama sekali tak menyangka jika dari ia membeli sebuah kendaraan roda empat (mobil) yang tak lain diakuinya sang penjual merupakan teman dekatnya yang tinggal di Kota Belinyu, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.

“Sama sekali saya tidak menyangka sebab yang jualnya kan masih teman dekatlah,* ungkap Wi saat dihubungi melalui nomor ponselnya, Senin (20/7/2020) siang.

Awalnya Wi mengaku memang sengaja ia membeli mobil dari teman dekatnya itu dengan harga yang dianggapnya masih wajar, hanya saja menurutnya saat membeli kendaraan tersebut ia hanya mendapatkan dokumen STNK dari temannya tersebut.

“Apalagi temen itu bilang BPKB paling lama enam bulan. Jadi maka itulah ku percaya,” terangnya.

Sebagaimana sebelumnya berita yang sempat dilansir media spotberita.com disebutkan jika tim Polda Kep Babel baru-baru ini sempat mengamankan sedikitnya 17 unit mobil diduga bodong tanpa kelengkapan dokumen sah, dalam perkara ini pun dikabarkan jika seorang anggota Polres Bangka, Ipda Wi diduga merupakan korban kasus pembelian mobil bodong tersebut.

Terkait kasus ini pihak Polda Kep Babel melalui Kabid Humas Polda Kep Babel, AKBP Maladi justru membenarkan adanya kejadian di wilayah Belinyu dan saat ini kasus ini masih dalam proses penyelidikan pihak Polda Kep Babel. (tim)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.