Bangka

Bertahun-Tahun Nelayan Keluhkan Pendangkalan Alur Muara, Ketua Dewan Ini Justru Ngaku Belum Tahu Lokasi

* Pejabat Negara Pun Sempat Meninjau Lokasi Air Kantung Sungailiat

Foto : Akibat pendangkalan alur muara Air Kantung Sungailiat, sebuah kapal nelayan Sungailiat mengalami kandas saat melintasi muara setempat. (Ist)

BANGKA,SpotBerita – Pejabat legislatif bisa menjadi seorang anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) lantaran dipilih atau dipercaya oleh masyarakat.

Hal itu tentunya peran seorang anggota dewan atau wakil rakyat ketika sudah duduk di kursi empuk di DPRD mesti memperjuangkan kepentingan aspirasi masyarakat dan bukan kepentingan partai politik (parpol) yang mengusungnya.

Foto : Meski telah dilakukan pengerukan sejak tahun 2011 hingga saat ini kondisi alur muara Air Kantung Sungailiat masih saja mengalami pendangkalan. (Ist)

Ironisnya, pimpinan di DPRD Kabupaten Bangka, Iskandar justru belum mengetahui lokasi alur muara Air Kantung, Sungailiat Kabupaten Bangka.

“Maaf saya belum liat lokasi Bos,” kata pimpinan ketua DPRD Bangka, Iskandar singkat saat dikonfirmasi melalui WhatsApp (WA), Senin (21/9/2020) guna diminta tanggapannya terkait persoalan alur muara Air Kantung Sungailiat sampai saat ini masih saja dikeluhkan nelayan Sungailiat lantaran alur muara dangkal.

Padahal bertahun-tahun persoalan alur muara Air Kantung Sungailiat tak jarang dikeluhkan sebagian besar masyarakat nelayan Pesisir, Sungailiat Bangka.

Persoalan keluhan masyarakat nelayan Pesisir Sungailiat ini pun sempat ramai menjadi bahan obrolan kalangan masyarakat Sungailiat, lantaran sebagian masyarakat merasa empati terhadap nasib para nelayan Pesisir Sungailiat sampai saat ini mengeluhkan kesulitan melaut lantaran alur muara Air Kantung, Sungailiat.

Foto : Tak jarang para nelayan Pesisir Sungailiat mengeluhkan pendangkalan alur muara Air Kantung Sungailiat, hal ini lantaran alur muara setempat pun kini mengalami penyempitan. (Ist)

Bahkan seorang anggota DPR RI asal Provinsi kepulauan Bangka Belitung, Rudianto Tjen sempat pula menyoroti persoalan alur muara Air Kantung Sungailiat yang dikeluhkan masyarakat nelayan Sungailiat lantaran persoalan pedangkalan.

Politisi asal PDIP ini meminta pihak Pemda Bangka tegas dan harus memilki komitmen dalam mengatasi persoalan alur muara Air Kantung Sungailiat yang dianggap menyusahkan masyarakat nelayan setempat.

“Ini persoalan serius harus segera diselesaikan sebab ini menyangkut masalah kesejahteraan para masyarakat nelayan,” kata anggota DPR RI yang dikenal familiar dengan awak media ini.

Persoalan alur muara Air Kantung ini pun sempat pula menjadi perhatian para pejabat negara, bahkan beberapa waktu lalu lokasi muara Air Kantung Sungailiat pun pernah dikunjungi oleh Menteri Kelautan & Perikanan RI, Edhy Prabowo, Sabtu (16/11/2019) bersama rombongan saat itu ia didampingi langsung gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, bupati Bangka, Mulkan serta para pejabat Pemkab Bangka lainnya.

Foto : Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo bersama rombongan saat meninjau alur muara Air Kantung Sungailiat. (Sumber akun FB Adi Putra)

Kunjungan Edhy Prabowo tak lain guna menindaklanjuti arahan Presiden RI, Joko Widodo untuk membangun komunikasi dengan para nelayan dan stakeholder kelautan dan perikanan, Menteri Edhy gencar mengunjungi berbagai daerah pesisir di Indonesia termasuk daerah pesisir Sungailiat Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.

Foto : Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo saat berdialog dengan bupati Bangka, Mulkan disela-sela kunjungan pejabat negara ini di muara Air Kantung Sungailiat. (foto sumber akun FB Adi Putra)

Kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo tersebut dilaksanakan setelah banyaknya laporan dari masyarakat nelayan yang mengeluh akan pendangkalan alur muara.

Terkait kondisi alur muara Air Kantung Sungailliat tersebut Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo dalam dialognya dengan bupati Bangka, Mulkan dan gubernur Babel meminta pemerintah daerah untuk segera meningkatkan pengerukan sehingga bisa dilalui kapal kapanpun.

Selain itu, tim staf ahli Kementerian Koordinator Politik Hukum & Keamanan (Kemenko Polhukam) dipimpin langsung Laksana Muda (Laksda) TNI AL, Yusuf SE MM sempat melakukan infeksi mendadak (sidak) ke lokasi muara Air Kantung Sungailiat, Selasa (28/7/2020).

Foto : Staf.ahli Menko Polhukam RI, Laksda TNi Yusuf SE MM bersama timnya saat meninjau lokasi muara Air Kantung Sungailiat. (Ian)

Dalam kunjungan tersebut, jenderal bintang dua itu (Laksda Yusuf) sempat mempertanyakan seputar kegiatan PT Pulomas Sentosa dalam kegiatan pengerukan alur muara Air Kantung Sungailiat.

Beragam pertanyaan dicecar oleh Laksda TNI AL Yusuf kepada seorang perwakilan PT Pulomas Sentosa saat kunjungan tersebut, hingga perwakilan PT Pulomas Sentosa saat itu pun terkesan kebingungan menjawab sejumlah pertanyaan yang dilontarkan oleh staf ahli Kemenko Polhukam RI ini.

Sebelumnya bupati Bangka, Mulkan kepada wartawan mengatakan jika kegiatan pengerukan alur muara Air Kantung Sungailiat rencananya akan dilakukan lelang kepada pihak swasta, termasuk rencana pihak pemkab Bangka akan memberikan perpanjangan masa kontrak kepada PT Pulomas Sentosa tekait kegiatan pengerukan alur muara Air Kantung Sungailiat.

“Ijin perpanjangan PT Pulomas Sentosa kita perpanjang selama 6 bulan dulu,” kata Mulkan, Selasa (3/12/2019).

Kembali bupati Bangka, Mulkan dikonfirmasi oleh tim media spotberita.com, Minggu (20/9/2020) siang terkait soal perpanjangan kontrak PT Pulomas Sentosa dalam kegiatan pengerukan alur muara Air Kantung Sungailiat pernah disebutkannya hanya diperpanjang selama 6 bulan.

Namun sayangnya bupati Bangka, Mulkan justru tak menjawab meski pesan singkat/WhatsApp (WA) sempat dibaca oleh yang bersangkutan. (tim)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close