Pangkalpinang, spotberita.com – Badan Narkotik Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Back up Ditlantas Polda Babel, Bea Cukai Pangkalpinang, Avsec Bandara berhasil mengungkap dan membekuk jaringan Narkotika Lintas Aceh – Medan – Jakarta – Pangkalpinang di Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang yang berupaya menyeludupkan narkotika jenis sabu senilai Rp 170 juta. Kamis pagi (16/06/2022) sekitar pukul 10.30 WIB

Pengungkapan berawal dari Tim BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapatkan informasi akan adanya aksi penyelundupan narkotika Lintas Aceh – Medan -Jakarta -Pangkalpinang di Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang.

Sabu seberat 100 gram tersebut dibawa oleh salah satu penumpang pesawat berinisial MW (23) dengan cara dimasukkan ke dalam sol sandal yang dikenakan diketahui pelaku Narkoba berangkat dari Aceh kemudian terbang melalui Medan – Jakarta- Pangkalpinang.

Brigjen Pol MZ. Muttaqien Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kepada awak media mengatakan : Ketika Kabid berantas dan Intel BNN AKBP Dinnar Widargo, S.IK di bandara bertemu Dirlantas Polda Babel dengan anggotanya yang kemudian turut membackup BNN Provinsi Kepulauan Babel dengan menempatkan anggota lantas untuk melaksanakan Razia di areal bandara demi menutup celah kaburnya tersangka, “Ucapnya.

Saat pesawat yang ditumpangi tersangka landing dan tersangka keluar dari terminal kedatangan, Tim Gabungan BNN, Bea Cukai, Ditlantas Polda, Avsec, Pospol Bandara melakukan Mapping Profiling dan Pembagian tugas untuk melakukan penangkapan, akan tetapi tersangka melawan dan mencoba melarikan diri terjadi pengejaran dan berhasil diringkus di sekitar parkiran luar bandara oleh petugas gabungan BNN Kepulauan Bangka Belitung, Dit Lantas, Bea Cukai, Avsec, serta personel Pos Pol Bandara Depati Amir.

Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Brigjen  Pol M Zainul Muttaqien mengucapkan : “Kami sangat terbantu oleh jajaran Ditlantas Polda Babel untuk penangkapan ini. Nyaris saja lolos dan harus melakukan razia berikut mapping saat terduga sudah keluar dari pintu kedatangan. Kami menangkapnya di area parkir,” Ucapnya.

Brigjen Pol MZ. Muttaqien Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melanjutkan :

Kemudian tersangka jaringan Sumatra dibawa untuk dilakukan penggeledahan di ruangan pemeriksaan di bandara, dari hasil pemeriksaan terungkap tersangka yaitu saudara MW (23) warga Aceh dari penggeledahan yang dilakukan terhadap badan inisial “MW” juga barang bawaan tersangka didapati paket narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam sendal yang digunakan oleh pelaku dengan berat 100 gram”, Terangnya.

Dari hasil penyelidikan MW mengaku diupah Rp 100 juta rupiah dengan bertahap serta diberikan tiket pesawat dan uang jalan sebesar jutaan rupiah untuk membawa barang haram tersebut untuk diedarkan di wilayah Bangka Belitung.

Dan saat ini Tim BNN Kepulauan Bangka Belitung masih melakukan Pendalaman penyelidikan serta pengembangan untuk dapat mengungkap bandar pengendali utama jaringan tersebut.

“BB yang disita sebanyak 100 gram, yang bernilai sekitar Rp 170 juta dan dengan pengungkapan ini kita bisa Menyelamatkan sekitar 3.500 jiwa anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba”, Tutur Brigjen Pol MZ. Muttaqien Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Terhadap tersangka MW dipersangkakan Pasal 114 ayat 2 sub 112 ayat 2 UU Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman seumur hidup dan jika hasil pengembangan Cukup alat bukti, akan dilapis dengan Undang-undang tindak pidana pencucian uang (TPPU) sehingga menjadi Efek jera kepada Jaringan Narkoba di Bumi Serumpun Sebalai Babel seperti contoh 2 kasus Jaringan Narkoba lainnya yg sudah tinggal sidang dengan dijerat UU Narkotika dan UU TPPU.

Kami Mohon dukungan seluruh komponen Stake holder & komponen masyarakat untuk Membentuk “Program Ketahan Keluarga Anti Narkoba menuju Babel Bersinar ( Bersih Narkoba)”, Tutup Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Brigjen  Pol M Zainul Muttaqien.(*/red).

Sumber : Humas BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.