Kejaksaan

Giliran Ka Unit PLB PT Timah Diperiksa Pidsus Kejati Babel

* Jika Ditemukan Alat Bukti Kejati Bakal Tetapkan Tersangka

Foto : Ka Unit PLB PT Timah, Ali Samsuri mendatangi gedung Kejati Babel. (Ist)

PANGKALPINANG,SpotBerita – Setelah sebelumnya, Senin (8/6/2020) tim penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung (Kejati Babel) memeriksa sedikitnya 8 pegawai PT Timah Tbk terkait perkara kasus dugaan korupsi pembelian biji timah berkadar rendah atau sisa hasil produksi (SHP/Trak) berjumlah ratusan ton namun diduga merugikan keuangan negara.

Kali ini kembali tim penyidik Pidsus Kejati Babel memanggil sekaligus memeriksa seorang pejabat perusahaan BUMN (PT Timah Tbk) tak lain yakni, Ali Samsuri yang kini menjabat sebagai Kepala Unit Penambangan Laut Bangka (PLB) PT Timah Tbk.

Ali Syamsuri terlihat mendatangi gedung Kejati Babel, Selasa (9/6/2020) siang sekitar pukul 10.00 WIB. Pejabat PT Timah Tbk ini datang ke kantor Kejati setempat menggunakan kemeja warna abu-abu lengan panjang dengan padanan celana jin biru didampingi seorang stafnya.

Ali Samsudin terlihat datang ke Kejati Babel dengan menggunakan kendaraan roda empat. Namun sayangnya Ali Samsudin saat hendak dikonfirmasi oleh wartawan yang memergokinya ia justru enggan berkomentar panjang.

“Ada panggilan dari Kejaksaan," jawabnya singkat seraya bergegas berjalan menuju ke dalam gedung Kejati Babel saat itu.

Begitu pula saat disinggung soal kedatangannya ke gedung Kejati Babel saat itu tak lain terkait perkara dugaan korupsi pembelian biji timah berkadar rendah hingga diduga melibatkan oknum pengusaha timah asal Bangka Barat, Agat. Namun Ali justru kembali menjawab singkat.

“Nanti ke Humas (Humas PT Timah –red) saja,” jawabnya singkat.

Sementara Kajati Babel, Ranu Mihardja mengatakan pihaknya sampai saat ini tetap konsisten dalam mengusut suatu perkara korupsi di wilayah hukum Kejati Babel.

Bahkan perkara kasus dugaan pembelian ratusan ton biji timah kadar rendah oleh PT Timah ini justru terus didaami pihaknya dan kini perkara tersebut ditegaskanya sudah dinaikan ke tahap penyidikan.

Foto : Kajati Babel, Ranu Mihardja saat diwawancarai wartawan di gedung aula Kejati setempat. (Tito)

“Nah untuk kasus timah kemarin dan beberapa waktu lalu sudah kita naikan ke tahap penyidikan,” kata Ranu saat diwawancarai wartawan di sela-sela usai acara pengangkatan sumpah & serah terima jabatan 3 pejabat jaksa di gedung aula Kejati Babel, Selasa (9/6/2020).

Lanjutnya, selama proses tahap penyidikan inilah tim penyidik  Pidsus Kejati Babel ditargetkan untuk dapat mengumpul alat bukti sebagai dasar untuk memperkuat dugaan pelanggaran hukum dari perkara kasus dugaan korupsi ini.

“Di proses penyidikan inilah nanti mencari alat bukti sekaligus nanti untuk penetapan tersangka. Oleh karena perkara ini dinaikan ke tahap penyidikan guna mencari alat bukti,” terang Kajati.

Ditegaskanya lagi jikalau nanti tim penyidik Pidsus berhasil menemukan dua alat bukti tersebut maka sudah pasti bakal ada para tersangkanya. (Ian/Tito).

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close