Bangka Tengah

Kadishut Babel Apresiasi Warga Desa Lubuk Besar Antisipasi Perusak Hutan Lindung

Foto :  Kadishut Provinsi Babel, Marwan didampingi ketua Fordas Babel, Fadillah Sobri beserta perwakilan lembaga lainya saat memberikan sambutan di hadapan warga Desa Lubuk Besar. (Biar M Yamin)

BANGKATENGAH,SpotBerita – Kawasan hutan lindung yang berada di Desa Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah sampai saat ini masihlah terjaga dengan baik, kendati sebagian kawasan hutan setempat porak-poranda dihantam oleh para penambang liar.

Meski begitu, kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Marwan justru tetap memberikan apresiasi terhadap masyatakat desa setempat yang dianggapnya telah berhasil meminimalisir aktiitas aksi para penambang liar di kawasan hutan lindung setempat.

“Saya mengapresiasikan setinggi-tingginya khususnya kepada masyarakat desa ini (Lubuk Besar — red) setidaknya telah berhasil mengantisipasi aksi para penambang liar di kawasan hutan lindung ini,” ujar Marwan dalam sambutannya di sela-sela kunjungannya bersama tim Fordas Babel ke Desa Lubuk Besar, Selasa (25/6/2019).
Disamping itu juga menurutnya pembentukan kelompok tani hutan binaan dari Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) sangatlah berperan penting dalam menjaga kawasan hutan lindung desa setempat.

Dalam kesempatan itu, Marwan menjelaskan beberapa jenis hutan yang ada di Babel yakni antara lain hutan produksi, hutan lindung namun harus mendapatkan ijin untuk mengelola kawasan hutan tersebut.

“Hutan konservasi tidak boleh dirusak dan harus dilestarikan. Hutan lindung didaerah Kuru kuru itu hutan lindung daerah bakau yang sekarang ditambang masyarakat,” tegasnya.
Dalam.kesempatan sama, perwakilan KPH Sembulan Badariah menyampaikan jika wilayah Lubuk Besar memilki sekitar 4000 hektar (ha) lebih yang harus dijaga.

“Terutama daerah Kurkuru yang banyak didominasi hutan bakau, disamping itu juga PKH akan membentuk poktan maksimal 30 per kelompok yang dibentuk dan direkomendasikan dari pemerintah desa,” terang petugas PKH itu.

Selanjutnya rangkaian kegiatan Fordas Babel dilakukan di kantor desa lubuk besar Kabupaten Bangka Tengah dalam rangka rembuk desa dalam advokasi.
Sementara itu Kades Lubuk Besar, Mardiyanto dalam sambutannya menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada tim Fordas Babel dalam mengatasi lingkungan terutama hutan bakau.

Saat kunjungan tersebut sempat dihadiri
perwakilan dari Kementrian Hukum & HAM Babel, Ismail, perwakilan BPADASHL termasuk masyarakat desa setempat.
Selanjutnya Ketua Fordas Babel, Fadillah Sobri mengharapkan yang beraktivitas penambangan harus mendapatkan rekomendasi dari Fordas Babel agar tidak merusak aliran sungai. (Biar M Yamin)
Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close