Entertainment

Karya Anak Bangka Ini Raih Nominasi 13 Film Nasional Terbaik 2019

* Menebar Tradisi Lokal Melalui Film 'Atok Dullah'

Foto : Cover film Atok Dullah. (istimewa)

PANGKALPINANG,SpotBerita — Film adalah karya seni yang bisa dijadikan sebagai media komunikasi untuk semua orang yang nantinya akan berdampak sebagai pembawa pesan publik melalui beragam fungsi.

Selain itu, nilai-nilai yang tekandung dalam film yang ditonton pun ikut mempengaruhi realita kehidupan di masyarakat. Film dan budaya saling mempengaruhi, bahkan ada unsur timbal balik diantara keduanya. 

Pasalnya, film dapat mempengaruhi budaya setelah sebelumnya budaya melatar belakangi dibuatnya sebuah film tersebut.

Seperti halnya film Atok Dullah, film yang berdurasi singkat karya anak daerah pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, disutradarai oleh Erna dan diproduseri Sirait SH ini justru tak disangka masuk nominasi salah satu film yang masuk final dalam FFI Organisasi Sineas Indonesia (OSI) dari 97 film yang masuk ke pusat.


Foto : Para crew OSI Regional Pangkalpinang pose bersama.
(dok OSI Pangkalpinang)

Bahkan Film ini pun mampu menyisihkan sebanyak 97 film nasional lainnya, setelah sebelumnya melaui proses seleksi begitu ketat dari para panitia OSI pusat.

Film Atok Dullah sendiri, merupakan sebuah film yang mengisahkan sosok seorang lelaki yang sudah berusia lanjut, dan kesehariannya Atok Dullah yang diperankan oleh Gomes ini berprofesi sebagai pembuat gula aren (bahasa Bangka = gula kabung).

Dalam perannya di film ini pun, Atok Dullah menggambarkan seseorang kakek (bahasa Bangka = Atok) dikenal di kampungnya merupakan sosok tetua yang memiliki sifat bijaksana.

Foto : Para crew OSI Regional Pangkalpinang menggelar syukuran atas kesuksesan karya cipta mereka masuk dalam nominasi film nasional terbaik tahun 2019 ini. (dok OSI Pangkalpinang)

Selain itu, film yang dikemas oleh para crew OSI Regional Pangkalpinang di bawah pimpinan Aas Asrori ini pun mengulas tradisi lokal masyarakat di pulau Bangka yakni ‘Nganggung’.

“Alhamdulillah semua ini berkat kerja keras para tim kita yang tergabung dalam crew OSI Region Pangkalpinang. Insya Allah tinggal selangkah lagi agar dapat merebut yang terbaik/juara. Untuk itu kepada sleuruh masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel — red) doa restunya serta dukungan partisipasinya untuk like dan komentar dalam Instagram OSI Indonesia,” harap Aas saat bincang-bincang di salah satu kafe & resto di Kota Pangkalpinang, Kamis (4/4/2019).


Foto : Ketua umum OSI pusat, Ryan Lee. (dok OSI Pangkalpinang)

Aas sapaan akrab pria ini sangatlah berharap jika film hasil karya seni putra daerah Bangka nanti dinobatkan sebagai juara dalam final film nasional terbaik tahun 2019 ini. Sebab film yang diproduksi di bawah bendera perusahaan PT Citra Karya Putra Bangka ini pun diharapkanya dapat mengharumkan nama daerah atau provinsi kepulauan Bangka Belitung di tingkat nasional maupun internasional.

“Namun semua ini pun tak luput dari bimbingan dan perhatian dari ketua umum OSI pusat yakni Ryan Lee. Sebab selama proses pembuatan film Atok Dullah ini beliau (Ryan Lee — red) sangatlah mensuport kami (OSI Regional Pangkalpinang,” ungkap Aas juga selaku direktur pada perusahaan multimedia termasuk media online (spotberita.com & lintasanberita.com) di bawah naungan PT Citra Karya Putra Bangka.


Foto : Direktur PT Citra Karya Putra Bangka/ketua OSI Regional Pangkalpinang, Aas Asrori. (istimewa)

Atas keberhasilan atau kerja keras para crew OSI Regional Pangkalpinang sehingga film Atok Dullah kini masuk nominasi 13 film nasional terbaik, sehingga pihaknya pun baru-baru ini sempat menggelar acara doa syukuran bertempat di sekretariat OSI Regional Pangkalpinang di jalan Soekarno – Hatta, Pangkalan Baru.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini masyarakat di Bangka menyaksikan film Atok Dullah ditayang di Pesona TV,” harapnya.
(Habib)

Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close