Pangkalpinang, spotberita.com – Kasrem 045/Gaya Kolonel Inf Parluhutan Marpaung, S.I.P. mewakili Danrem 045/Gaya Brigjen TNI Ujang Darwis, MDA. Hadiri Kegiatan Focus Grup Discussion (FGD)di Gedung Tribrata Polda Kep. Babel. Kel. Air Itam, Kec. Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Selasa (21/06/2022).

Kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) dengan tema “Konsepsi tata kelola penambangan timah guna menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Prov. Kep. Babel dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan”.

Hadir dalam kegiatan tersebut: Pj. Gubernur Prov. Kep. Babel, Kapolda Kep. Babel, Kajati Prov. Kep. Babel, Kadiv Pam PT Timah TBK, Direktur Pengendalian kerusakan lahan Kementrian lingkungan hidup, Dirtipidter Bareskrim Mabes Polri, Biro Hukum BKPN, dan hadirin lainnya.

Kegiatan diawali dengan pemutaran video Pasca tambang lokasi di Bangka Belitung. Dalam sambutan Kapolda Kep. Babel (Ijen Pol Yan Sultra Indrajaya) mengatakan bahwa: Kegiatan fokus grup discussion (FGD) dengan tema konsepsi tata kelola penambangan timah guna menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di provinsi kepulauan Bangka Belitung dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan, seperti kita ketahui bahwa Prov. Kep. Babel sebagai daerah penghasil timah terbesar di Indonesia.

Kegiatan penambangan sudah berjalan sejak dahulu sampai saat ini yang dilakukan oleh para penambang yang diberikan izin pemerintah akan tetapi masih banyak kegiatan penambangan yang dilakukan secara ilegal oleh masyarakat dan pihak yang tidak bertanggung jawab pada daerah-daerah kawasan hutan, daerah aliran sungai, kawasan wisata tanah-tanah pemerintah maupun tanah pribadi masyarakat serta wilayah laut yang merupakan daerah tangkapan ikan para nelayan dalam mencari nafkah.

Kegiatan fokus grup discussion (FGD) ini bertujuan untuk mendapatkan saran masukan ide-ide cemerlang dari narasumber dan peserta diskusi guna menyusun konsepsi tata kelola pertambangan yang lebih baik dari yang sudah berjalan saat ini, kemudian diharapkan dapat menemukan dan merumuskan secara bersama-sama terkait upaya mengatasi adanya permasalahan kerusakan lingkungan sebagai dampak pertambangan timah di Prov. Kep. Babel dan juga untuk mencari solusi mengatasi maraknya pertambangan timah yang terjadi sampai saat ini. (*/red)

Sumber : RH.Penrem 045/Garuda Jaya

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.