Bangka

Ketua DPRD Bangka Minta Aktifitas Tambang Dekat Kolong PDAM Dihentikan

Foto : Lokasi aktifitas tambang biji timah yang dikelola oleh mitra PT Timah Tbk berjarak cukup dekat dengan kolong PDAM Merawang. (Ian)

BANGKA,SpotBerita – Aktifitas penambangan dekat lokasi kolong sumber air baku PDAM Merawang tak hanya dikeluhkan warga setempat termasuk direktur PDAM Tirta Bangka, namun hal serupa kini malah menuai sorotan langsung pimpinan DPRD Bangka, Iskandar.

Bahkan politisi asal PDIP ini pun mendesak agar pihak berwenang segera mencabut perijinan aktifitas giat penambangan di lokasi setempat termasuk mendesak agar kegiatan tambang biji timah yang kini dikerjakan oleh CV BMM segera dihentikan.

“Tolong distop dan dicabut ijinnya,” kata Iskandar dalam pesan singkat atau WhatsApp (WA) yang diterima reporter media ini, Jumat (11/9/2020) malam.

Pimpinan DPRD Bangka ini mendesak agar aktifitas giat tambang dekat lokasi kolong sumber air baku PDAM Merawang diketahui masih di bawah naungan PDAM Tirta Bangka setelah dirinya usai membaca berita yang termuat di media ini.

Tak cuma pimpinan DPRD Bangka, Iskandar menyorot soal aktifitas tambang dekat kawasan kolong PDAM Merawang, bahkan pimpinan instansi Bappeda Kabupaten Bangka, Pan Budi Marwoto pun turut mengkritik kondisi aktifitas tambang di lokasi itu.

“Aktivitas tsb sungguh mengganggu kualitas dan debit (debit air — red),” kata Pan Budi dalam pesan WA nya, Jumat (19/9/2020) malam.

Dalam berita sebelumnya disebutkan jika aktifitas tambang biji timah dekat kolong PDAM Merawang, Desa Merawang, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka diketahui mengantongi perijinan dari PT Timah Tbk.

Namun aktifitas tambang yang dilakukan oleh pihak mitra PT Timah (CV BMM) justeru menuai protes sekaligus penolakan khususnya dari sejumlah warga yang menetap atau bermukim relatif dekat dengan lokasi aktifitas tambang tersebut.

Bahkan aktifitas tambang di lokasi itu pun kini menuai keluhan langsung dari direktur PDAM Tirta Bangka, Suhendra lantaran ia mencemaskan jika kondisi radius jarak aktifitas tambang itu dinilainya sangat dekat dengan kolong sumber air baku PDAM Merawang, sehingga kondisi tersebut dianggapnya akan berdampak buruk terhadap kondisi kualitas air PDAM setempat.

Terkait kasus ini pun, pihak Lembaga Investigasi Negara (LIN) Provinsi Bangka Belitung sempat menerima laporan jika ada sejumlah warga di Desa Merawang mengeluhkan adanya aktifitas tambang biji timah dekat lokasi kolong PDAM Merawang.

Oleh karenanya, akhirnya tim LIN pun baru-baru ini sempat melakukan survai atau meninjau kondisi aktifitas tambang biji timah dekat lokasi kolong PDAM Merawang, Kabupaten Bangka.

Tak cuma itu tim LIN pun menyempatkan diri mendatangi direktur PDAM Tirta Bangka, Suhendra guna mendiskusikan persoalan aktifitas giat tambang biji timah yang berlokasi cukup dekat dengan kolong PDAM Merawang. (tim)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close