hukum & kriminalitas

Polres Bangka Barat Amankan Tiga Truk Muatan Kayu Ilegal

Foto : Wakil Kapolres Bangka Barat, Kompol Triono saat memberikan keteramgan pers terkait kasus penangkapan 3 unit truk muatan kayu ilegal di kawasan Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok belum lama ini. (dok. Polres Bangka Barat)

BANGKABARAT,SpotBerita — Kapolres Bangka Barat, AKBP Firman Andreanto melalui wakilnya, Kompol Joko Triono didampingi Kasat Reskrim AKP Rais Muin mengatakan jika baru-baru ini pihaknya justru telah mengamankan 3 unit truk bermuatan kayu diduga hasil penebangan liar.

Kegiatan konferensi pers kali ini tak lain bertujuan mengklarifikasi soal dugaan sebagian masyarakat lantaran sebelumnya sempat menduga jika pihak Polres Bangka Barat baru-baru ini telah mengungkap kasus kayu ilegal beserta penyimpangan bahan bakar minyak (bbm) berupa solar.

Foto : Sejumlah awak media massa sedang melakukan wawancara Wakil Kapolres Bangka Barat, Kompol Joko Triono terkait penangkapan 3 unit truk muatan kayu ilegal. (dok. Polres Bangka Barat)

Dalam keteranganya di hadapan para awak media massa, orang nomor dua di jajaran Polres Bangka Barat ini (Joko Triono) menegaskan jika belum lama ini, Sabtu (9/3/2019) dini hari atau sekitar pukul 01.00 WIB, bertempat di kawasan pelabuhan Tanjung Kalian, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat mendapatkan tindak kejahatan.

“Dalam kasus ini tindak pidananya yakni menebang pohon atau memanen atau memungut hasil hutan didalam hutan tanpa memiliki hak atau izin dari pejabat yang berwenang” sebagaimana dimaksud dalam pasal 87 ayat 5 Jo Pasal 50 ayat 3 huruf e UU nomor 41 Tahun 1999 Jo Pasal 55 KUHPidana,” terang Joko.


Foto : Wakil Kapolres Bangka Barat, Kompol Joko Triono (tengah). (dok. Polres Bangka Barat).

Dalam kasus ini pihaknya menetapkan, SK alias Mandung, Kasegeran RT/RW 003/002 Ds. Kesegeran Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Tersangka ini diketahui berprofesi sebagai buruh harian.

“Dari tangan tersangka, diamankan 3 (tiga) unit mobil merk Mitsubishi Fuso yang diduga melakukan pengangkutan kayu jenis sengon sebanyak kurang lebih 90 (sembilan puluh) kubik yang didapatkan pelaku dari kawasan hutan produksi di Desa Pelangas Kecamatah Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat,” ungkap Joko.

Foto : Wakil Kapolres Bangka Barat, Kompol Joko Triono didampingi Kasat Reskrim Polres Bangka Barat, AKP Rais Muin tampak membelakangi truk pengangkut kayu ilegal kini diamankan sebagai barang bukti kejahatan. (dok. Polres Bangka Barat)

Lanjutnya, kayu jenis sengon tersebut rencananya akan dijual ke PT. SKN di kota magelang dengan menyebrang melewati pelabuhan Tanjung Kalian-Mentok, Bangka Barat.

“Jadi barang bukti yang kita amankan ini adalah berupa potongan kayu berjenis Sengon bukan BBM berjenis solar seperti yang telah di opinikan oleh masyarakat beberapa waktu yang lalu,” tegasnya.

Terkait kasus ini, tersangka dijerat dengan ancaman sanksi pidana yakni sesuai dengan pasal pasal 87 ayat (1) huruf a UU nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan .

“Jo Pasal 55 KUH Pidana menerima, membeli, menjual, menerima tukar, menerima titipan, dan/atau memiliki hasil hutan yang diketahui berasal dari pembalakan liar kami amankan tersangka dan barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (Baim)
Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close