DaerahEkonomi

Polres Bangka Barat Sikat Pelaku Penyimpangan BBM Subsidi

Foto : Dua orang pelaku tindak kejahatan penyimpangan BBM bersubsidi,CH & FU kini meringkuk di sel tahanan Polres Bangka Barat. (dok.Humas Polres Bangka Barat)

BANGKABARAT,SpotBerita – Sepandai-pandainya tupai melompat lambat laun pasti akan jatuh jua. Pepatah bijak ini mungkin lebih tepat disandang oleh CH (49) & FU (29).

Kedua warga Jebus, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat belum lama ini terpaksa mesti berurusan dengan pihak berwajib, lantaran CH & FU kedapatan melakukan aksi penyimpangan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Sumber dari pihak kepolisian resort (Polres) Bangka melalui staf humas didampingi Kasat Reskrim Polres Bangka Barat, AKP Rais Muin SIK seijin kapolres Bangka Barat, AKBP Firman Andreanto SH SIK MSi menyebutkan jika kedua warga Jebus itu (CH & FU) diamankan petugas, Jumat (1/3/2019).
“Kedua pelaku itu kita amankan Jumat tanggal 1Maret 2019 sekitar pukul 10.00 WIB lantaran kedua pelaku itu (CH & FU–red) telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar minyak bersubsidi,” kata A Rais kepada wartawan.

Foto : Inilah kendaraan berupa dump truk yang digunakan pelaku penyimpangan BBM bersubsisi. Kendraan ini pun menjadi barang bukti kejahatan. (dok. Humas Polres Bangka Barat)

Diterangkanya, kedua pekaku CH (42) dan FU (29) sesungguhnya merupakan warga Dusun Kedondong Desa Tumbak Petar Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat.
Dari kedua tersangka dikataknya, petugas sempat menyita solar di halaman belakang rumah milik pelaku tersebut.
“Yang mana menurut pengakuan bahwa BBM tersebut didapat dari mengisi dan membeli di SPBU Kedondong dengan menggunakan mobil milik pelaku, yang kemudian dikuras dari tangki mobil dan disimpan di belakang rumahnya,” terangnya.
Selanjutnya, BBM jenis solar itu rencananya akan dijual kembali kepada orang lain untuk mendapatkan keuntungan.
“Pada saat ditanyakan perihal perizinan terkait kegiatan tersebut, pelaku menjawab tidak memilikinya, atas kejadian tersebut terlapor dan barang bukti diamankan di Mapolres Bangka Barat untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Lebih rinco dijelaskanya, dari pelaku FU saat itu sempat diamankan 1 unit mobil dump truck Mitsubishi Canter warna kuning nopol BN 8073 RN, 11 jerigen yang berisi BBM jenis solar,1 galon berisi BBM jenis solar,1 buah ember warna hitam,1 buah selang dengan panjang lebih kurang 1,5 meter dan 1 buah corong.
“Sedangkan dari CH petugas mengamnkan barang bukti 1 unit mobil dump truck Mitsubishi Canter warna kuning nopol BN 8860 PQ, 9 jerigen yang berisi BBM jenis solar, 2 drum berisi BBM jenis solar,” paparnya.

Ia menegaskan terkait perkara atau kasus yang melibatkan CH & FU, keduanya terancam dijerat sanksi pidana lantaran diduga melanggar Pasal 55 dan/atau Pasal 53 huruf c dan d UU RI Nomor 22 tahun 2001 tentang Migas.

“Sebagaimana yang di maksud yaitu setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan niaga bahan bakar minyak yang disubsidi Pemerintah atau setiap orang yang melakukan penyimpanan serta niaga bahan bakar minyak tanpa izin usaha dari pihak yang berwenang seperti yang tercantum dalam Pasal 55 dan/atau Pasal 53 huruf c dan d UU RI Nomor 22 tahun 2001 tentang Migas,” tegasnya. (Rey)
Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close