Foto : Mudi alias Ambon. (Eqi)

BANGKA,SpotBerita – Kendati pihak PT Pulomas Sentosa melalui perwakilannya Yanto alias Acun menegaskan jika aktifitas pengerukan alur muara Air Kantung, Sungailiat Kabupaten Bangka telah dilakukan pihaknya secara maksimal, bahkan kegiatan yang dilakukan perusahaan ini semata-mata untuk kepentingan para nelayan Sungailiat.

Namun di lain pihak, justru para nelayan asal lingkungan Parit Pekir, Sungailiat masih saja menyangsikan kinerja perusahaan tersebut (PT Pulomas Sentosa). Seperti halnya diungkapkan oleh Mudi alias Ambon (48).

“Selama ini saya melihat kinerja Pulomas itu tidak benar dan tidak ada bukti sedikitpun malah membuat kami nelayan sangat kecewa,” ungkap Ambon kepada reporter spotberita.com baru-baru ini, Sabtu (3/10/2020) di Sungailiat.

Foto : Aktifitas pengerukan alur muara Air Kantung Sungailiat menggunakan alat berat, sementara pasir yang dikeruk ditumpuk pada bagian kanan kiri alur muara setempat. (Eqi)

Menurutnya lagi sebagian para nelayan setempat kini merasa kesulitan jika hendak melaut lantaran kondisi alur muara Air Kantung Sungailiat kini mengalami pendangkalan hingga tak jarang perahu para nelayan mengalami kandas.

“Terkecuali alur muara itu mengalami pasang barulah para nelayan bisa melaut,” terangnya.

Dalam kesempatan itu pun Ambon sempat pula menyinggung soal pernyataan perwakilan PT Pulomas Sentosa (Acun) yang mengatakan jika kegiatan pihaknya selama ini didukung para nelayan.

“Mana nelayan yang dimaksud pak Acun itu mana? Apakah benar mereka dikatakan pak Acun itu nelayan. Mana?,” sindirnya.

Sebaliknya, jikalau memang nelayan sesungguhnya justru sudah pasti diyakininya akan merasakan kekecawaan yang sama dengannya.

“Sebab ini sudah 10 tahun Pulomas bekerja tapi tak ada bukti. Mana buktinya?,” ungkap Ambon dengan suara lantang.

Saat disinggung soal adanya kabar yang menyebutkan jika saat ini telah hadir suatu perusahaan swasta lainnya hendak membantu para nelayan untuk melakukan pengerukan alur muara setempat.

Sebaliknya Ambon selaku nelayan Sungailiat justru dirinya akan mempertimbangkan terlebih dahulu terkait adanya rencana perusahaan lainnya yang akan masuk melakukan kegiatan serupa.

“Saya akan mempertimbangkannya dulu apakah perusahaan itu memang benar-benar untuk membantu para nelayan atau bagaimana. Nah kalau memang benar berniat membantu kami siap mendukung,” tegasnya.

Foto : Didin nelayan Parit Pekir Sungailiat. (Eqi)

Hal senada diungkapkan pula nelayan Parit Pekir lainnya, Didin (46). “Kami perlu bukti bukan janji,” ungkap nelayan ini dalam kesempatan yang sama.

Bahkan menurut Didin jika sebelumnya sebagian pihak menilai kinerja PT Pulomas Sentosa baik dalam kegiatan pengerukan alur muara Air Kantung Sungailiat.

“Nyatanya sama sekali tidak hasil atau buktinya,” sesal Didin. (Eqi)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.