Bangka Selatan

Timsus Lembaga Investigasi Negara Temukan Ratusan Ton Pasir Timah Kadar Rendah Disimpan Di Gudang Toboali

Foto : Inilah gudang PT Timah yang menyimpan ratusan ton pasir timah kadar rendah. Bangunan gudang ini terletak di ruas jalan Sudirman Kota Toboali. (Tris)

BANGKASELATAN,SpotBerita – Pihak Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung (Kejati Babel) sampai saat ini terus berupaya mengungkapkan siapa saja ‘otak atau dalang’ di balik kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) jual-beli timah kadar rendah atau sisa hasil produksi (SHP) meski kini tim penyidik Pidsus Kejati Babel telah menetapkan sedikitnya tiga orang tersangka.

Kasus ini pun ketika awal mencuat ke publik bahkan sempat viral di sejumlah media sosial (medsos) lantaran kasus ini pun sempat melibatkan pula seorang oknum pegawai PT Timah Tbk, Ali Samsuri (AS) saat itu tersangka masih menjabat sebagai kepala Unit Penambangan Laut Bangka (UPLB) PT Timah Tbk.

Ketiga tersangka itu saat ini sudah dilakukan penahanan oleh tim penyidik Pidsus Kejati Babel, Rabu (7/10/1/2020) siang.

Perkara kasus Tipikor ini pun kini mengundang perhatian pula dari pihak Lembaga Investigasi Negara (LIN) Provinsi Babel. Terkait hal itu pula tim khusus (timsus) LIN Provinsi Babel dikomandoi langsung oleh Nurul Hidayah bersama anggotanya belum lama ini sempat turun ke lapangan khususnya di wilayah Kabupaten Bangka Selatan (Basel).

Foto : Timsus LIN Provinsi Babel. (Ian)

kunjungan tersebut timsus LIN Provinsi Babel sempat menemukan sebuah gudang yang terletak di pusat Kota Toboali, Kecamatan Toboali, Kabupaten Basel. Setiba di gudang yang terletak di ruas jalan Sudirman, Kelurahan Toboali Basel ini timsus LIN sempat bertemu dengan seorang petugas keamanan (Satpam) sedang berjaga di pos yang berdampingan dengan gudang tersebut.

Foto : Petugas keamanan (Satpam) Jaga Pos gudang PT Timah – Toboali. (Tris)

Dalam sidak timsus LIN Babel ini turut hadir Kadiv Investigasi Lingkungan Hidup & Satwa LIN Babel Yudistira, Kadiv Investigasi Narkotika LIN Babel Irpan dan Komandan Korp Daerah LIN Babel Mulyadi.

Petugas keamanan ini saat ditemui timsus LIN Babel mengaku jika dirinya saat itu sedang melaksanakan piket jaga di Pos Jaga gudang yang menyimpan pasir timah.

“Saya yang jaga gudang ini pak?,” kata Satpam itu di hadapan timsus LIN Provinsi Babel saat mendatanginya siang itu.

Dalam kesempatan itu, wakil ketua LIN Provinsi Babel Nurul Hidayah pun menerangkan singkat maksud kedatangan ia dan anggota ke gudang tersebut yang tak lain menindaklanjuti laporan atau informasi dari masyarakat yang menyebutkan jika ratusan ton pasir timah kadar rendah ada disimpan di gudang PT Timah di wilayah Toboali, Basel.

“Iya pak ini gudang di dalamnya ada pasir timah dan gudang ini namanya gudang JSS merupakan koperasi dari PT Timah,” terang Satpam itu.

Foto : Wakil ketua LIN Provinsi Babel Nurul Hidayah saat mendatangi gudang PT Timah di kawasan jalan Sudirman Kota Toboali Basel belum lama ini. (Tris)  

Usai mendapat keterangan dari petugas Satpam penjaga pos gudang tersebut, saat itu pula timsus LIN Provinsi Babel pun langsung meninggalkan lokasi gudang namun sebelumnya tim sempat mendokumentasikan kondisi fisik gudang yang menyimpan ratusan pasir timah diduga kadar rendah.

Terkait temuan tersebut, wakil ketua LIN Provinsi Babel Nurul Hidayah mendesak pihak aparat penegak hukum khususnya pihak Kejati Babel agar segera menyelidiki keberadaan ratusan timah diduga kadar rendah kini disimpan di gudang PT Timah di Toboali, Basel.

“Jadi setelah dilakukan investigasi dari timsus LIN Provinsi Babel ini jadi tak hanya di gudang Baturusa, Tanjung Gunung Bangka Tengah namun keberadaan sejumlah pasir timah kadar rendah itu pun ada juga disimpan di gudang PT Timah wilayah Toboali. Silahkan pihak aparat berwenang untuk melakukan penyelidikan ke sejumlah gudang lainnya seperti di Pusmet Muntok Bangka Barat sana,” terang Nurul.

Sebelumnya tim reporter spotberita.com pun sempat mengkonfirmasi terkait kejadian baru-baru ini sebuah truk bermuatan 6 ton pasir timah kadar rendah, Selasa (6/10/2020) pagi sekitar pukul 05.00 WIB mengalami musibah menabrak sebuah rumah di Desa Air Mesu, Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah ke Kepala Wasprod PT Timah Toboali Basel, Sindu.

“Iya muatan pasir timah kadar rendah yang diangkut dalam truk yang mengalami kecelakaan itu memang barang itu (pasir timah — red) dari gudang kita di Toboali hendak dibawa ke Sungailiat,” kata Sindu saat ditemui di kantornya di Toboali, Basel.

Foto : Ketua LIN Provinsi Babel, Ibrahim sempat melakukan investigasi ke lokasi kejadian sebuah truk bermuatan 6 ton pasir timah asal Toboali mengalami kecelakaan di Desa Air Mesu, Namang, Bangka Tengah.

Saat disinggung soal sejumlah pasir timah yang diangkut menggunakan sebuah truk tersebut dipergunakan untuk apa, namun Sindu malah tak menerangkan detil dengan alasan bahwa hal itu adalah rahasia perusahaan.

“Kita gunakan untuk apa itu rahasia perusahaan (PT Timah Tbk — red),” kata Sindu menepis pertanyaan tim reporter spotberita.com saat itu.

Sebagaimana berita yang sempat dilansir sebelumnya oleh media spotberita.com disebutkan perkara kasus jual-beli ribuan ton pasir timah sejak tahun 2018 hingga 2019 diduga sarat korupsi.

Kasus ini terungkap berawal dari kegiatan penampungan ratusan ton pasir timah kadar rendah oleh pihak PT Timah Tbk yang disimpan di salah satu gudang PT Timah yang terletak di kawasan Desa Baturusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.

Foto : Tersangka Agat menggunakan rompi orange saat digiring petugas Kejati Babel guna ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus jual beli pasir timah kadar rendah. (Ian)  

Dalam penanganan perkara ini pihak penyidik Pidsus Kejati Babel pun saat ini telah menetapkan sedikitnya 3 orang tersangka masing-masing Agat (kolektor pasir timah) asal Jebus Kabupaten Bangka Barat, Yahudi (direktur) PT MBS dan seorang tersangka lagi seorang oknum pejabat PT Timah Tbk, Ali Samsuri.

Tak cuma pihak Kejati Babel saat ini menangani perkara kasus jual-beli pasir timah kadar rendah ini dan sarat korupsi, namun pihak Polda Kep Babel pun dikabarkan pula sempat menangani perkara pasir timah kadar rendah yang terdapat di gudang PT Timah di wilayah Tanjung Gunung, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah.

Bahkan sejumlah perusahaan mitra PT Timah pun sempat menjalani pemeriksaan oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Kep Babel termasuk salah satunya CV Ar Ridho.

Terkait kasus ini oula, pihak CV Ar Ridho pun sebelumnya sempat melayangkan surat somasinya melalui pengacara kondang asal ibukota Jakarta, Otto Hasibuan SH lantaran pihak perusahaan mitra PT Timah ini (CV Ar Ridho) merasa dirugikan terkait hutang-piutang jual-beli pasir timah kadar rendah total senilai Rp 3,1 Miliar.

Namun dalam penanganan perkara kasus ini justru pihak Kejati Babel lebih awal menetapkan para tersangka (Agat, Yahudi dan Ali Samsuri).

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close