Bangka

Tumpahan BBM Diduga Solar Berceceran Warga Letakan Meja Di Tengah Jalan

Foto : Lantaran diduga BBM jenis solar berserakan di ruas jalan Batu Tunu, Belinyu, Bangka, warga terpaksa meletakan meja di tengah-tengah jalan. (Edhu)
BANGKA,SpotBerita — Pemandangan di ruas jalan raya Batu Tunu, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Jumat (15/3/2019) tampak beda dibanding hari-hari biasanya.
Pasalnya, pemandangan di salah satu titik ruas jalan setempat terlihat sebuah meja. Kondisi meja itu diletakan oleh warga di tengah-tengah ruas jalan setempat.
Bahkan di lokasi meja itu pun terlihat bekas siraman butiran pasir berserakan. Sementara informasi yang berhasil dihimpun tim spotberita.com di lapangan menyebutkan jika meja diletakan di tengah ruas jalan Batu Tunu itu, lantaran di lokasi tersebut terdapat ceceran bahan bakar minyak (BBM) diduga solar sehingga warga setempat terpaksa meletakan sebuah meja di ruas jalan setempat selain menaburi ceceran solar itu dengan pasir.
Di atas meja itu terdapat kotak dus bertuliskan ‘Awas Jalan Licin’. Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya, mengatakan bahwa ia tidak mengerti akan adanya meja yang diletakkan di ruas jalan tersebut, hanya saja ia memberikan keterangan bahwa jalan tersebut dalam kondisi licin dikarenakan adanya tumpahan minyak jenis solar.
“Kurang tahu bang, tapi waktu saya lihat dekat-dekat itu bekas minyak solar, licin jadi jalannya, maka itu ditaruhlah meja sama dihambur pasir, biar gak licin lagi, tadi juga ada yang jatuh,” ungkap warga itu.

Foto : Camat Belinyu, Restu Ing Handayani.

Sementara itu, camat Belinyu, Restu Ing Handayani, ketika dihubungi via pesan What Apps (WA) dan melihat foto dari lokasi jalan itu, tidak mengetahui adanya hal tersebut, mengingat meja yang ada dijalan sudah tidak ada lagi.

” Dimana ini, apa ceritanya,” jawabnya, sembari mengatakan jika ia saat itu sedang mengikuti rapat bersama para lurah se-Kecamatan Belinyu. (Edhu)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close