Pangkalpinang

Usai Terima Telepon Dari Pimpinan Istana Agung, Mantan Sales Akhirnya Tunda Aksi Demo

Foto : Tampak atribut untuk aksi demo telah dipersiapkan oleh mantan Sales PT Istana Agung, Rabu (15/5/2019) malam. (Istimewa)
PANGKALPINANG,SpotBerita – Rencana aksi demo sejumlah mantan Sales Toyota (PT Istana Agung), Kamis (16/5/2019) akhirnya ditunda.
Sementara informasi yang berhasil dihimpun reporter SpotBerita.com menyebutkan jika aksi demo ditunda lantaran pihak manajemen PT Istana Agung, Rabu (15/5/2019) malam sempat menghubungi seorang mantan Sales Toyota.
“Aksi demo ditunda. Sebab semalam pihak PT Istana Agung (Syahrial selaku Branch Manager — red) sempat menghubungi (ditelepon — red) salah seorang mantan Sales itu,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya, Kamis (16/5/2019) siang.
Padahal sebelumnya, Rabu (15/5/2019) sore, seorang mantan Sales Toyota, Emil Rinova sempat memgungkapkan jika ia dan sejumlah rekannya (para mantan Sales) memang berniat untuk menggelar aksi demo di showroom Toyota (PT Istana Agung), Kamis (16/5/2019) pagi termasuk aksi serupa di kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bangka Belitung.
Menurut Emil, rencana aksi tersebut muncul lantaran ia dan rekannya menilai pihak manajemen perusahaan selaku pengelola dealer Toyota (PT Istana Agung) terkesan ‘plin-plan’ dalam menyelesaikan persoalan tuntutan hak gaji para mantan Sales.
Sebelumnya Emil pun mengaku terkait rencana aksi demo tersebut, Rabu (15/5/2019) malam ia bersama rekannya para mantan Sales telah mempersiapkan atribut untuk aksi demo yang direncanakan itu.
Sejauh ini pihak-pihak terkait masih diupayakan dikonfirmasi terkait rencana aksi demo sejumlah mantan Sales Toyota dikabarkan ditunda lantaran saat ini ada upaya negosiasi antara pihak perusahaan peraih penghargaan di ajang bergengsi Toyota Dealer Convention 2018 (PT Istana Agung) dengan para mantan Sales yang berniat menggelar aksi demo hari ini namun ditunda. (M Habib)
Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close