Bangka Selatan

Warga Keluhkan Ruas Jalan Desa Tepus Rusak Dan Berlobang

* Kades Tepus : Kami Ini Dianggap Anak Tiri

Foto : Kades Tepus, Kusmiran saat menunjukan kondisi ruas jalan di desanya rusak dan berlobang. (Tris)

BANGKASELATAN,SpotBerita – Ruas jalan utama di Desa Tepus, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), saat ini dikeluhkan masyarakat setempat lantaran kondisi ruas jalan desa setempat justru rusak dan berlobang.

Kondisi ruas jalan tersebut mengalami kerusakan sesungguhnya sejak tiga terakhir. Bahkan sampai saat ini kondisi jalan tersebut masih saja mengalami kerusakan dan dikeluhkan masyarakat atau pun para pengguna jalan lainnya.

Foto : Seorang warga Desa Tepus saat menyaksikan kondisi ruas jalan desanya mengalami kerusakan berat. (Tris)

“Kadang-kadang adalah rasa takut juga tiap melintasi ruas jalan di kampung ini. Sebab ruas jalan di kampung Tepus ni rusak dan berlobang khawatir nantinya saat kita berkendara naik motor bisa mengalami kecelakaan,” ungkap warga ini kepada reporter spotberita.com belum lama ini.

Kondisi rusaknya ruas jalan Tepus sepanjang 3 kilo meter (km) ini pun diketahui pula oleh kepala desa (Kades) Tepus, Kusmiran bahkan dirinya saat ini mengaku merasa sangat kecewa lantaran kondisi ruas jalan di desanya mengalami kerusakan cukup berat.

“Warga sudah menjerit dan kami minta tolong kepada intansi terkait dan anggota dewan yang terhormat agar memperhatikan kondisi ruas jalan desa kami ini (Desa Tepus — red) karena saat ini mengalami kerusakan cukup berat,” kata Kusmiran saat ditemui reporter spotberita.com di kantornya belum lama ini.

Tak cuma itu, bahkan lantaran kondisi ruas jalan desanya rusak berat Kusmiran mengaku dirinya saat ini merasa sudah tak sanggup menahan jeritan masyarakat desa setempat lantaran akibat kondisi jalan rusak justru berakibat fatal terhadap keselamatan jiwa masyarakat.

“Bahkan pernah dulu ada kejadian warga desa kita saat hendak dibawa ke rumah sakit lantaran mau melahirkan namun keburu meninggal di jalan gara-gara kondisi jalan desa kita rusak,” ungkap Kusmiran.

Meski begitu Kusmiran pun tak menyangkal jika sebelumnya ruas jalan desa setempat pernah diaspal oleh pemerintah daerah melalui intansi terkait namun kondisi ruas jalan itu saat ini mengalami kerusakan.

Sebelumnya diungkapkan Kusmiran, jika pihaknya pun sempat mengajukan permohonan secara tertulis kepada pihak pemerintah daerah Kabupaten Bangka Selatan (Basel), intansi Pekerjaan Umum Kabupaten Basel, DPRD Kabupaten Basel termasuk gubernur Babel terkait kondisi ruas jalan di Desa Tepus perlu dilakukan perbaikan.

“Dalam tahun 2020 ini kami sempat mengajukan permohonan kepada Pemda Basel intansi PU dan DPRD Kabupaten Basel termasuk pak gubernur Babel,” terang Kades ini.

Sebelumnya pun pihak intansi terkait (PU Kab Basel) sempat berjanji akan melakukan kegiatan perbaikan kondisi ruas jalan desa setempat. Mirisnya lagi menurut Kades ini, jika Desa Tepus yang dipimpinnya saat ini terkesan seperti dianak tirikan.

“Ya desa kami ini (Desa Tepus — red) seperti anak tiri yang kurang perhatian,” ungkapnya.

Foto : Kepala DPU Kabupaten Basel, Ansori. (Tris) 

itu kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Basel, Ansori mengatakan jika pemerintah daerah sendiri melalui pihaknya sebelumnya memang telah menganggarkan dana guna kepentingan pembangunan atau perbaikan ruas jalan Desa Tepus.

“Sudah kita anggarkan untuk itu namun karena saat ini dalam kondisi pandemi covid-19 jadi rencana pembangunan dan perbaikan jalan di Desa Tepus itu ditunda dalam tahun ini,” kata Ansori saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Lanjutnya anggaran untuk kegiatan pembangunan jalan Desa Tepus sepanjang 3 kilo meter (km) itu sesungguhnya dipangkas oleh pemerintah daerah Kabupaten Basel untuk kepentingan penanganan covid-19 di daerah setempat. (Tris)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close