Foto : Tim Gugus Tugas Percepatan dan Pengendalian (PP) Covid-19 Kabupaten Bangka saat menggelar konferensi pers. (istimewa)

BANGKA,SpotBerita – Seorang warga Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka yakni MI (37)  akhirmya dinyatakan positif terlnfeksi virus covid-19 (corona).

Demikian hal itu disampaikan oleh juru bicara tim Gugus Tugas Percepatan dan Pengendalian (PP) Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra SKM MPH saat menggelar konferensi pers di Kantor BPBD Kabupaten Bangka, Minggu (26/4/2020).

Boy mengatakan jika MI sendiri dinyatakan positif corona sesuai dengan hasil Swab yang dikeluarkan oleh Lab Kementerian Kesehatan RI pada tanggal 26 April 2020.

MI (37) warga Pemali ini menurutnya sejak tanggal 18 April sudah dilakukan karantina di Gedung Diklat Provinsi Babel. Selanjutjnya, pada tanggal 18 April 2020, MI diambil Rapid Test hasil positif.

Begitu pula pada tanggal 20 April 2020 kembali diambil Swab dan hari ini hasil pemeriksaan Swabnya didapatkan dari Dinkes Provinsi ke Dinkes Kabupaten Bangka hasilnya positif.

“Kita berharap sembilan keluarga MI yang pernah dilakukan rapid test pada tanggal 18 April yang hasilnya non reaktif dan tanggal 20 April diambil Swab dan hari ini hasilnya negatif,” ungkap Boy.

Dijelaskannya sebelumnya MI pun sudah dilakukan Swab sebanyak dua kali dan hasilnya semua positif. Dan untuk 9 keluarga MI yang pernah dilakukan Swab pertama dan hasilnya negatif, akan dilakukan Swab kembali yang kedua kalinya.

“Kita berharap dengan keadaan yang seperti ini, masyarakat harus menyikapi kesepakatan bersama antara pemerintah daerah Kabupaten Bangka dengan kementerian agama Bangka bersama dengan ormas Islam lainnya seperti sholat Jumat bersama diganti dengan sholat zhuhur, sholat tarawih dilaksanakan di rumah. Jadi untuk saat ini tidak ada lagi yang melaksanakan sholat Jumat dan tarawih berjamaah di masjid,” tegas Boy.

Kendati begitu ia pun menghimbau kepada masyarakat untuk menerapkan social dan physical distancing, dan selalu gunakan masker setiap melakukan kegiatan di luar rumah, cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas, jaga kebersihan diri dan lingkungan.

“Dengan adanya 1 orang yang positif corona, Kabupaten Bangka masih belum di nyatakan sebagai zona merah. Karena untuk masuk zona merah harus ada 10 orang yang positif. Saya berharap kepada masyarakat jangan melihat ini sebagai aib,” harapnya.

Sebaliknya hal yang terpenting menurut ia saat ini adalah bagaimana caranya untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19. Dan bagi masyarakat yang pernah melakukan kontak dengan MI atau keluarga MI untuk segera melaporkan dan mendatangi RSUD Depati Bahrain Sungailiat untuk melakukan pemeriksaan Swab.

“Dan untuk melakukan pemeriksaan Swab tidak dikenakan biaya apapun. Dan kita akan melakukan tracking ulang siapa saja yang pernah melakukan kontak dengan keluarga MI. Dan saya berharap kepada siapa saja yang pernah melakukan kontak dengan MI segera melakukan pemeriksaan Swab,” harapnya. (*/red)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.