Telkom Siap Mendukung Program FPLKP melalui Sistem Koneksi yang bisa diandalkan
Telkom Siap Mendukung Program FPLKP melalui Sistem Koneksi yang bisa diandalkan

Bandung, Spotberita – Komitmen Telkom Indonesia dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia kembali ditegaskan melalui dukungan terhadap program FPLKP. Hal tersebut disampaikan oleh Ferry Zuljanna, General Manager Telkom Indonesia Witel Bandung, dalam sebuah forum yang mengangkat tema “Sinergi Visioner Membangun Ekosistem Adaptif di Era 5.0.”
Dalam sambutannya, Ferry menyampaikan rasa bangga karena Telkom dapat menjadi bagian dari wadah silaturahmi dan kolaborasi antara para pemangku kepentingan, khususnya LKP (Lembaga Kursus dan Pelatihan), yang dinilai memiliki peran strategis dalam mencetak SDM unggul di Indonesia.
LKP sebagai Tulang Punggung SDM Nasional
Ferry menegaskan bahwa LKP saat ini telah menunjukkan keseriusan dalam memajukan kualitas pendidikan dan pelatihan. Menurutnya, LKP berpotensi menjadi tulang punggung pengembangan SDM nasional, terutama dalam menghadapi era digital yang terus berkembang pesat.
Namun demikian, ia juga mengingatkan adanya tantangan besar:
• Kesiapan SDM Indonesia dalam menghadapi transformasi digital
• Kemampuan bersaing dengan negara lain di era global
• Adaptasi terhadap perkembangan teknologi yang semakin cepat
“Pertanyaannya, apakah kita sudah siap masuk ke dunia digital dan bersaing secara global? Ini yang harus kita jawab bersama,” ujarnya.

Peran Telkom dalam Mendorong Daya Saing Bangsa
Sebagai perusahaan telekomunikasi nasional, Telkom memiliki misi untuk meningkatkan kesejahteraan dan daya saing bangsa. Ferry menekankan bahwa dukungan Telkom akan difokuskan pada penguatan sektor teknologi informasi dan komunikasi (ICT).
Beberapa peran strategis Telkom antara lain:
• Menyediakan infrastruktur konektivitas digital yang andal
• Mendukung sistem pembelajaran berbasis digital dan jarak jauh
• Mendorong lahirnya talenta-talenta digital yang siap kerja
Ia juga mencontohkan bahwa ke depan, pembelajaran tidak lagi terbatas ruang dan waktu. Bahkan, seseorang dari luar negeri bisa belajar langsung dari instruktur di Indonesia melalui platform digital yang terkoneksi.
Konektivitas dan Platform Digital Jadi Kunci
Ferry menilai bahwa kekuatan utama ekosistem LKP terletak pada koneksi dan kolaborasi. Forum yang digelar saat ini disebutnya sebagai bentuk nyata membangun jejaring, yang harus didukung oleh konektivitas teknologi yang kuat.
Telkom, lanjutnya, siap menghadirkan:
• Jaringan konektivitas nasional berbasis teknologi terbaik
• Platform pembelajaran digital yang adaptif
• Sistem pembelajaran jarak jauh yang sudah siap digunakan
Kolaborasi dengan Raksasa Teknologi Dunia
Menariknya, Ferry juga mengungkap bahwa Indonesia menjadi pasar potensial bagi perusahaan teknologi global seperti Google, Microsoft, Huawei, dan Cisco.
Melalui Telkom sebagai representasi Indonesia, perusahaan-perusahaan tersebut diajak untuk tidak hanya berbisnis, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan SDM nasional.
Bentuk kolaborasi yang dilakukan antara lain:
• Program pelatihan teknologi informasi dan komunikasi
• Sertifikasi kompetensi berbasis standar internasional
• Penguatan kapasitas peserta didik dan calon tenaga kerja
Menyambungkan Talenta dengan Dunia Kerja
Ferry menutup dengan menegaskan bahwa Telkom siap menjadi penghubung antara peserta pelatihan dengan dunia industri, khususnya di bidang ICT.
“Peserta didik dan calon tenaga kerja di bidang teknologi akan kami sambungkan agar siap mengimplementasikan pekerjaan berteknologi tinggi, baik di dalam maupun luar negeri,” jelasnya.
Dengan dukungan sistem terkoneksi yang kuat, sinergi antara Telkom dan FPLKP diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan global di era Society 5.0.
[Spotberita/redaksi]




