Ribut di Reses! Suami Anggota DPRD Jabar Dituding Intimidasi Wartawan, Tati Supriati Irwan Angkat Bicara”
Ribut di Reses! Suami Anggota DPRD Jabar Dituding Intimidasi Wartawan, Tati Supriati Irwan Angkat Bicara”

“Ribut di Reses! Suami Anggota DPRD Jabar Dituding Intimidasi Wartawan, Tati Supriati Irwan Angkat Bicara”
Spotbetita – Bandung Barat — Polemik yang menyeret nama Tati Supriati Irwan tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar tersebut menjadi sorotan setelah muncul tuduhan adanya perlakuan tidak menyenangkan terhadap wartawan dalam kegiatan reses.
Tati Supriati diketahui menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Barat periode 2024–2029 melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW) sejak Juni 2025. Ia mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Bandung Barat dan bertugas di Komisi II.
Menanggapi isu yang beredar, Tati secara tegas membantah tuduhan pelecehan maupun penghinaan terhadap wartawan. Ia menilai informasi yang berkembang tidak sesuai fakta.
“Tidak benar ada pelecehan atau penghinaan terhadap wartawan. Tuduhan tersebut tidak berdasar,” ujarnya dalam keterangan klarifikasi.
Latar Belakang Kejadian
Ketegangan dilaporkan bermula saat kegiatan reses di Bandung Barat. Dalam situasi tersebut, suami Tati, Irwan, disebut mempertanyakan legalitas sejumlah wartawan yang hadir. Tindakan itu kemudian memicu reaksi dari kalangan jurnalis yang menilai adanya dugaan intimidasi terhadap kerja pers.
Isu ini dengan cepat menyebar di media sosial dan memunculkan beragam respons publik, mulai dari kritik hingga pembelaan.
Sikap dan Klarifikasi
Tati menegaskan dirinya menghormati profesi wartawan dan mendukung kebebasan pers sebagai bagian penting dari demokrasi. Ia juga menolak tudingan bahwa dirinya melakukan tindakan yang merendahkan insan pers.
Perkembangan Lanjutan
Hingga saat ini, polemik masih menjadi perhatian publik. Berbagai pihak mendorong adanya klarifikasi lebih lanjut serta komunikasi yang konstruktif antara pihak terkait guna menjaga kondusivitas dan profesionalitas di lapangan.
Poin Penting:
- Tati Supriati menegaskan tidak ada penghinaan terhadap wartawan.
- Ketegangan dipicu oleh pertanyaan terkait legalitas wartawan saat reses.
- Klarifikasi disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar.
Publik diimbau untuk menyikapi informasi secara bijak dan menunggu perkembangan resmi dari pihak-pihak terkait.
[Spotberita/direkai]


