
Spotberita- Solo. Jones dan Giorgi Bezhanishvili beserta three point dari Niven Antone Glover berhasil membuat Satria Muda Pertamina Bandung lebih unggul atas lawan. First half diakhiri dengan skor sementara 40-34 oleh Satria Muda Pertamina Bandung.
Memasuki second half, Satria Muda Pertamina Bandung berupaya untuk tampil dengan pertahanan yang lebih solid dan eksekusi serangan yang lebih efektif. Beautiful pass dari Jalen Jones kepada Giorgi Bezhanishvili berhasil membuahkan poin dengan sebuah slam dunk. Momentum serangan cepat dari tim tuan rumah segera direspon oleh Niven Antone Glover dengan sebuah slam dunk fantastisnya yang kembali menghidupkan semangat Satria Muda. Dengan selisih skor yang semakin menipis, Satria Muda Pertamina Bandung tetap membawa keunggulan sementara 60-53 pada kuarter ketiga.
Dengan selisih skor yang tidak terlalu jauh, kuarter penentu berjalan dengan intens. Julian Chalias membuka kuarter keempat dengan tambahan dua poin bagi Satria Muda Pertamina Bandung. Tampil all-out, Niven Antone Glover kembali menunjukkan konsistensinya melalui tembakan three point yang menguntungkan Satria Muda. Sandy Ibrahim turut berkontribusi dengan tembakan three point yang memastikan Satria Muda tetap mendominasi jalannya pertandingan. Berhasil melakukan adjustment yang tepat, Satria Muda Pertamina Bandung memenangkan pertandingan dengan skor akhir 84-69.
Secara statistik, Satria Muda unggul dalam rebound dengan total 49 banding 38, akurasi free throw di angka 70 persen membantu tim dalam melebarkan selisih poin. Akurasi field goals mencapai 46 persen (30/65), termasuk 58 persen untuk tembakan dua poin dan 26 persen untuk tembakan tiga poin. Kontribusi dari bench point dengan 12 poin membantu tim untuk menjaga konsistensi dan momentum pertandingan. Niven Antone Glover memimpin perolehan angka dengan 27 poin, diikuti Jalen Jones dengan
memberikan 19 poin, Giorgi Bezhanishvili dengan 14 poin, Widyanta Putra Teja dengan 8 poin serta Sandy Ibrahim dengan tambahan 7 poin. Dengan mencatat 21 assist, Satria Muda Pertamina Bandung berhasil mengendalikan jalannya pertandingan hingga akhir.
Usai pertandingan, Djordje Jovicic menegaskan kepuasannya atas performa tim sekaligus menekankan tantangan yang dihadapi dalam jadwal padat, terutama terkait kondisi fisik pemain kunci.
“Selamat kepada para pemain atas performa luar biasa malam ini. Saya sangat puas dengan bagaimana tim mampu mengontrol ritme permainan secara defensif, meski pada kuarter terakhir
kami sedikit terlalu lunak dalam menjaga one on one terhadap pemain luar. Satu hal yang menjadi perhatian adalah cedera yang dialami Giorgi pada paruh kedua. Dalam jadwal yang padat, kehilangan pemain terutama pemain besar selalu menjadi tantangan. Besok kami akan melihat kondisi cederanya lebih lanjut, kemudian mempersiapkan tim untuk pertandingan berikutnya melawan Bogor dan Dewa. Sekali lagi, selamat kepada para pemain atas usaha keras yang mereka tunjukkan.

Mereka mengendalikan jalannya pertandingan sejak menit pertama hingga terakhir, berlari dengan intensitas tinggi sepanjang laga. Tentu apresiasi juga diberikan kepada Kesatria Bengawan Solo atas performa mereka malam ini,” ujar Djordje Jovicic, pelatih Satria Muda Pertamina Bandung.
Sementara itu, Widyanta Putra Teja menyoroti kendali permainan, sekaligus evaluasi penting yang akan menjadi fokus tim dalam menghadapi laga berikutnya.
“Kami merasa cukup puas karena mampu mengontrol jalannya pertandingan sejak awal hingga akhir.
Meski begitu, ada beberapa momen di mana kami kecolongan di lini pertahanan, terutama saat lawan menerapkan pola zona pertahanan. Dalam situasi tersebut, kami harus lebih baik lagi dalam menggerakkan bola dan lebih agresif menyerang ke area paint. Itu menjadi evaluasi penting bagi kami untuk pertandingan berikutnya,” tutup Widy.
[Spotberita/redaksi]




