BandungFashionFoodHealth
Trending

Kaluna Haelaya Kaveen motivator muda dan Ine pemilik nasi rames mbae di acara Ramadhan Expo 10.0 Cihampelas Walk.

Spotberita – Jabar Ramadhan expo 10.0 bertempat di union square outdoor cihampelas walk berlangsung pameran penjualan dengan tenant pakaian busana muslim dan makanan serta penjualan pemakaman al azhar.

Tak lupa hadir motivator muda yang hadir untuk memotivasi bagi para pengunjung yang hadir dalam gelaran expo ramadhan kali ini.

 

Mbae owner nasi rames janda Jawa Sunda dimana memberikan motivasi dimana dulunya karyawan sekarang punya karyawan 8 orang.

Jatuh bangun dikelola nasi rames mbae dengan moto murah enak dan kenyang dengan harga karyawan dimana lebih banyak pengunjungnya.

Selama bulan ramadhan ini untuk sahur boleh pesen mentahnya jadi pas sahur tinggal goreng saja karena kita fresh terus tiap hari setiap masakannya.

Disana harga murah tapi rasa Bintang Lima dimana mbae mengajak sama sama mencoba makan disana juga masuk dalam penjualan online di beberapa aplikasi, Setiap hari buka dan beralamat di jalan Simpang belakang grand Jogja kepatihan, paparnya.

Dalam tak show nya kaluna Haelaya Kaveen yang biasa disebut teh Aya sampaikan hal hal menarik diantaranya ada rumah Ibu janda dan ruang diri yang dikelolanya.

Ruang diri adalah tempat untuk konsultasi tentang pribadi dan itu secara privasi sehingga bisa bebas untuk konsultasi.

Sedangkan untuk rumah ibu janda itu adalah salah satu wadah pelatihan untuk minat dan bakat di mana ada masa dan itu semua gratis dan juga kita membina UKM di mana nanti akan dikelola oleh para janda dan alhamdulillah sampai saat ini sudah tersebar luas dan kami sudah ada member ibu janda 30 orang.

Bagi yang akan mendaftar silakan kami dengan senang hari terbuka untuk nanti bisa mandiri dan kenapa takut jadi janda karena lebih banyak dicemburui daripada gadis karena janda itu bisa lebih berkualitas.

Dan kalau ada anak ibu yang menikah dengan janda jangan dilarang karena janda itu tidak ada yang mau bapak ibu makanya jadi janda juga terhormat baik janda meninggal ataupun tiada cerai karena tidak ada yang mau menjadi seorang janda.

Lanjut aya kalau yang untuk UMKM itu pelatihan tiap hari dan pelatihan dan juga ada seminar untuk para ibu janda dan nanti kalau untuk sudah lulus pelatihan akan mendapatkan modal usaha seperti jualan seblak dan kalau ternyata setelah 6 bulan ternyata berkembang kita akan upgrade ilmunya juga modalnya supaya lebih maju lagi dan berkembang.

Saya ingin mengangkat bahwa janda itu menjadi barang mahal dan berkualitas sehingga bisa bersaing mempunyai kualitas yang bisa dibanggakan termasuk bisa meningkatkan ekonomi secara mandiri.

Ruang diri dan rumah Ibu janda mulai bergerak dari tahun 2022 karena banyak kendala baru tahun 2024 bergerak secara maksimal, pungkasnya.

[Spotberita/redaksi]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button