TPS Caringin Punya waktu 2 minggu dalam penyelesaian masalah pengelolaan sampah yang ada.

Spotberita- jabar. Pasar caringin mendapat perhatian yang besar dari kementrian lingkungan hidup dimana mentri lingkungan hidup langsung terjun ke lapangan melihat proses pengolahan yang ada.
Pasar Caringin sering menjadi sorotan karena sampah menumpuk, terutama setelah ada pembatasan angkutan ke TPA Sarimukti pasca-kebakaran.

Rahmat hidayat sampaikan bahwa saat ini kami optimalkan mengenai pengelolaan sampah ini dan kami diberi waktu untuk pengolahan sampah yang ada sehingga akan kami optimalkan .
Pak Menteri tadi memberikan peringatan keras bagi pengelolaan bahkan sanksi pidana kalau tidak terselesaikan sehingga menjadi tantangan bagi kami untuk menuntaskan proses sampah di caringin ini.
Lanjut Rahmat Ritase angkutan sampah dari Caringin ke TPA Sarimukti sempat dibatasi (dari 9 menjadi 3 ritase per hari), menyebabkan penumpukan signifikan.
Saat ini dari sampah yang ada 40 ton sehari sudah kita bisa lakukan proses melalui prasarana yang ada 20 ton dan yang sisanya kalau ada ijin di sarimukti tetapi tidak diizinkan tetapi sebenarnya kami telah lakukan upaya membuka lahan di cijapati tetapi ada penolakan sosial dari warga dan masih kita upayakan bukan berarti kita tidak cari solusi.
Sarana Prasarana yang ada baru berjalan 1 bulan dan masih trial sehingga untuk menangani masalah yang ada dan masih minta waktu untuk mengoperasikan 24 jam sarana yang ada, pungkasnya
[Spotberita/redaksi]




