Darto : Masalah Penanganan Sampah akan dikelola bersama Perguruan Tinggi di Bandung.

Spotberita- jabar. Penanganan sampah di Kota Bandung masih menjadi PR besar dimana sampai saat ini belum maksimal terutama berkenaan dengan pengadaan teknologi pembakaran sampah.
Darto, AP., MM Sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Bandung terkait penanganan sampah pertama mengikuti arahan pak menteri dan walikota jelas tunduk dan patuh pada arahan pak menteri.
Kita akan bekerjasama dengan perguruan tinggi dan para pakar dan lembaga penelitian lain untuk mencari metode teknologi yang paling ramah lingkungan dalam penanganan sampah.
Mulai hari ini kita sudah mulai menghentikan insinerator sampah yang sudah melebihi baku mutu lingkungan maka bersama sucopindo kita lakukan pengukuran ulang uji emisi di beberapa titik tetapi saran pak Wali ke 15 nya harus dilakukan uji emisi ulang untuk menilai seberapa baik atau seberapa buruk dengan parameter jelas dari Lingkungan Hidup.
Terkait 5 perguruan tinggi yang akan bekerjasama diantaranya ITB, ITENAS,UNPAD, UNISBA dan satu lagi saya ĺupa , paparnya.
Hasil pengujian nanti kita akan kembali serahkan ke kementrian LH kalau hasilnya baik bagaimana kalau hasilnya buruk bagaimana.
Kalau kita lihat dari 15 insenerator saat ini bisa menghandle 150 ton sampah sehari dan masih ada 150 ton lagi yang tidak terkelola dan ini tentunya jadi masalah bagi Kota Bandung.
Kita akan menunggu respon dari ke 5 perguruan tinggi tersebut dalam menentukan waktu pengerjaan baik dari sisi teknologi lingkungan.oleh ITB dan ITENAS , ekonomi dari UNPAD dan beberapa indikasi lain, pungkasnya.
[Spotberita/redaksi]



