DPD PPSI kota Bandung gelar pagelaran pencak nyawalan dan silaturahmi Akbar Bersama Paguron Yang Ada Di Kota Bandung.

Spotberita- Jabar. Bertempat di padepokan seni Mayang Sunda keluarga besar DPD PPSI kota Bandung mengadakan pagelaran pencaknyawalan dan silaturahmi Akbar bertema memperkuat persatuan dan soliditas dalam bingkai persaudaraan, Minggu (05/04/26).
PPSI adalah persatuan pencak silat Indonesia di mana bertugas untuk menjaga sila tradisi dan menuangkan tradisi silat di Indonesia yang memang sangat beragam di tiap daerah sehingga tugas kita untuk menjaga kebudayaan ini karena Pancasila sebagai aset tak benda yang sudah disahkan dari UNESCO.
Hadir dalam acara ketua DPW PPSI Jabar H. Dadang Hermansyah , penasehat Jend( purn) Agus , Ketua DPD PPSI Kota Bandung Tonny Sukmana, SE beserta jajaran pengurus.
Kegiatan ini menampilkan 45 tampilan dari berbagai paguron yang ada dibawah naungan DPD PPSI Kota Bandung.

Dadang Hermansyah sampaikan bahwa kota Bandung adalah sejarah buat saya karena akhirnya saya bisa jadi ketua DPW Jabar.
Acara ini hanya ada di Indonesia diawali oleh inisiatif Soekarno dan H. Abdul wahab karena banyak budayawan tak akur.
Bagi PPSI sendiri kegiatan ini penyambung tali kasih dimana kita juga harus memaknai halal bihalal untuk menyambungkan persaudaraan di Indonesia.
Terkait database kita perlu karena oktober akan ada pasanggiri tingkat Jabar sehingga paguron perlu perhatikan pendataan anggota untuk didaftarkan.
Mari kita nikmati acara ini tumbuhkan lagi rasa kasih sayang dimana PPSI selalu bersaudara, pungkasnya.

Tonny Sukmana sampaikan bahwa tak terasa kita telah melewati bulan Ramadhan dan saat ini kita berkumpul silaturahmi dalam menyempurnakan rangkaian idul fitri.
Tujuan kami kumpulkan agar bisa bersilaturahmi dan bertatap muka serta bertukar pikiran sesama PPSI.
Program pendataan paguron akan kita lakukan dimana dari Paguron ke DPC lalu eskalasi ke DPD kemudian kami laporkan ke DPW Jabar.
Hari ini kita berkumpul dengan tujuan mengembangkan tradisi penca silat jangan punah dan karena aliran beragam kita tetap bersatu dimana persatuan ini kita lakukan bersatu mengembangkan penca silat jadi kebanggaan kota Bandung , Jawa Barat dan Indonesia.
Dunia saja melalui UNESCO mengakui bagaimana dengan kita maka dari itu kita ingin penca silat dihargai dihormati oleh warga negara Indonesia karena asli dari Indonesia , paparnya.

Disbudpar kota Bandung apresiasi kegiatan ini dimana ada kegiatan silaturahmi dengan pagelaran dimana ini ajang unjuk kaisar para paguron untuk tampil dimana selama ini belajar dan berlatih terus sehingga kedepan PPSI akan kita lakukan untuk jalur prestasi dimana selain PPSI kita tidak akan hiraukan dan kedepan dimana kalau ada ajang pasanggiri kota tanpa ijin dispora, disbudpar dan disdik serta bukan PPSI itu adalah kegiatan ilegal pungkasnya.
[Spotberita/redaksi]




