M.Farhan Tegaskan Tidak Pernah Diwawancara Wartawan Terkait Kasus Penyalahgunaan Wewenang dan lebih fokus pada pembangunan kota Bandung.

Spotberita- Jabar. Kajian dan obrolan perihal amal kebaikan sekarang sedang terus digalakkan kembali mengingat sudah hampir mendekati bulan Ramadhan tahun ini.
Bertempat di pendopo Kota Bandung dilaksanakan KOPIAH F3U dimana dihadiri oleh masyarakat di kota Bandung yang memberikan siraman rohani bagi pentingnya beramal dan berbuat baik.
Menghadirkan walikota Bandung M.Farhan, KH Miftah Farid dan Aat budayawan untuk membahas kajian ibadah dan muamallah di kota Bandung.
Pemberitaan terkait Walikota Bandung akan kasus penyalahgunaan wewenang diakui farhan tidak pernah dikonfirmasi wartawan sehingga berita bahwa ia siap diperiksa yang menyangkut 2 tersangka yang sedang trending di Bandung.

Walikota Bandung M.Farhan sampaikan bahwa ada ramai bahwa saya tidak aman karena salah wewenang dan ada media yang menyebarkan tanpa konfirmasi sehingga Farhan sampaikan bahwa kalau ada berita jangan lihat judulnya dan lihat isinya.
Farhan sampaikan belum pernah diwawancarai terkait masalah penyalahgunaan wewenang dan bahkan media terpercaya pun membuat kita fasik sehingga secara kode etik jurnalistik terpenuhi .
Farhan berpendapat dimana tulisan dan apapun yang menyangkutkan namanya maka buat saya itu adalah sedekah berkah bagi yang diguncingkan sehingga saya sudah sabar dan yang setahun ini sudah minum obat jantung kata dokter terlalu banyak pikiran , paparnya.
Lanjut Farhan Kita akan buat counter narasi agar orang tidak menjadi fasik dan itulah tantangan kita hidup dalam kehidupan sosial dengan teknologi digital yang luar biasa.
Lanjut Farhan terkait sampah kita sudah pakai insenirator dan dari kementrian LH diharuskan stop dan sekarang kita pakai berbasis budaya sehingga saya buat Gaslah ( petugas pemilah) yang kita pakai untuk memilih sampah dan kita budayakan buanglah sampah pada tempatnya dan sekarang kita ganti sampah itu disimpan atau di pilih dan kata tempatnya kita buang karena tempatnya sudah penuh sekarang.
Farhan fokus pada pembangunan Kota Bandung dengan mulai menata dari kelurahan ke kelurahan yang ada di Kota Bandung dengan program siskamling ( sistem keamanan lingkungan) dan itu tidak selalu identik malam hari dalam menjaga lingkungan.
Sekarang saya juga pakai sistem siskamling dimana sistem keamanan lingkungan dengan tagline siskamling siaga bencana dan itu dibuat agar orang menghadapi risiko karena bencana itu tidak pernah bisa diprediksi , paparnya.
[Spotberita/redaksi].



