Konferda PPSI Kabupaten Bandung Resmi Dibuka Bupati Drs. H.M. Dadang Supriatna, S.I.P.,M.Si

Spotberita – Kab Bandung. Konferensi Daerah adalah salah satu kegiatan pemilihan dalam organisasi dalam rangka memilih ketua DPD PPSI Kab Bandung.
Ketua Pelaksana Entah Supriatna sampaikan bahwa terima kasih atas kedatangan para dpc se Kabupaten Bandung dan hari ini akan dilaksanakan konferda PPSI Kabupaten Bandung dan kegiatan ini disupport oleh ketiga calon karena PPSI harus mandiri dan tanpa bantuan pemerintah dan ini dibuktikan dengan konferda ini, paparnya.

Bupati Bandung Drs. H.M Dadang Supriatna, S.IP., M.Si dalam sambutannya kita bisa melaksanakan konferda ini tentunya ini estafet kepemimpinan dan PPSI adalah salah satu ikon di Kabupaten Bandung.
Lanjut Bupati Sinergitas dengan kormi bisa menyelaraskan dalam program pemerintah kabupaten Bandung dan sekarang wajib dilaksanakan di sekolah sebagai ekstrakurikuler dan masuk muatan lokal.
Untuk kadisbudpar semoga bisa membantu kegiatan PPSI di Kabupaten Bandung serta kadis bisa mendorong legalitas bagi kelompok seni budaya.
Dan para calon siapapun nanti memang mari kolaborasi dan solid demi kelancaran PPSI dan semoga konfercab bisa berlangsung dengan baik.

Ketua DPW sampaikan sangat luaŕ biasa bupati sampai hadir dan tanda PPSI sebagai organisasi profesional dan dihargai dan kita harus punya komitmen yang satria.
Kita lestarikan budaya pencak silat dengan tetap mengacu pada budi bakti sakti yang akan membawa PPSI akan dihargai.
bahwa ini sudah dilakukan sebelumnya dan biaya ini adalah mandiri dengan biaya tiga kandidat dan yang full baru 2 kandidat sehingga kita sampaikan bahwa kita sampai saat ini masih melakukan mandiri.
Kita bangga akan ada penegasan silat sebagai ekstrakurikuker dan dari disbudpar akan kita buatan MOU tentang bantuan yang akan diberikan pada PPSI, pungkasnya.
Mayjend Agus (purn) Penasehat PPSI jabar sampaikan bahwa kita harus lakukan musyawarah mufakat dalam menentukan nanti pilihan ketua dan ini berawal dari prabu siliwangi yang telah melakukan musyawarah mufakat dimana jiwa besar harus dipakai dalam 3 kandidat karena kita adalah pewaris budaya yang akan membangun karakter budaya, paparnya.

Galih Santika Fadillakusumah Ketua Umum PPSI sampaikan bahwa kita harus mendukung PPSI di Kabupaten Bandung dan sekarang DPC mempunyai suara sehingga jangan sampai doc dipakai saat perlu pemilihan.
Semoga para calon ketua yang nanti terpilih dapat menerima kritik dari DPC dan saya hadir karena Kabupaten Bandung punya paguron terbanyak se Indonesia dan Kabupaten punya ciri karena selalu pada ingin jadi ketua dimana nomor 1 pengusaha, nomor 2 pegiat pencak, nomor 3 anggota dewan .
Kami hadir akan memantau dan apabila tidak sesuai maka kita akan berhentikan konferda kalaupun ricuh maka DPP akan ambil alih dan kenapa di Kodim karena steril.
Sekarang pada punya calon tetapi besok akan kembali jadi PPSI bersama dan ingat siapapun ketuanya kita kolaborasi dengan pemerintah.
PPSI bukan wadah politik dan PPSI akan terdepan menjalankan hasil politik pemerintah Kabupaten Bandung, paparnya.
[ Spotberita/redaksi]



