APAK Demonstrasi Minta Para Pejabat DPKP Kota Bandung agar diperiksa.

Spotberita-Jabar. Bertempat di depan Gedung DPRD Kota Bandung dilaksanakan aksi demonstrasi yang tergabung dalam SBNI,yayasan GANN dan APAK (Aliansi Pemuda Anti Narkoba).
Yadi Suyadi Ketua SBNI (Serikat Buruh Nasionalis Indonesia untuk disampaikan juga ke bapak walikota kami lebih setuju ke perwakilan rakyat tentang indikasi permainan permainan anggaran yang ada di dinas DPKP serta pemilihan – pemilihan yang harus transparansi di sini harus dilakukan demi kemakmuran semua masyarakat.
Pada hari ini menyoroti tentang dugaan adanya hal-hal menyimpang yang dilakukan oleh Dinas DPKP kota Bandung kami menyampaikan hari ini bahwasanya DPRD provinsi DPRD kota Bandung turun serta serta menyampaikan dan menerima aspirasi kami .
Bahwasanya urgensi hari ini dinas-dinas yang ada di bawah naungan pengawasan bagaimana fungsi DPRD fungsi pengawasan penganggaran dan juga pemeriksaan terhadap arus anggaran dan juga proyek di kota Bandung .
DPRD kota Bandung bahwa kami rakyat yang kemarin kalian mintai suaranya kami ingin kalian berhadapan dengan kami dan menyampaikan segala hal yang memang kami hari ini resahkan.
Hal lain adalah Proyek revitalisasi taman di kota Bandung tahun anggaran 2024-2025 termasuk proyek alat kren yang ada platnya atau alokasinya di dpkp kota Bandung
Temuan yang ada bahwa pemenang tender sebenarnya sudah ada karena terbukti sudah dijalankan baru muncul pemenang tendernya termasuk pemilihan perumda pasar dan PDAM.

Perwakilan DPRD sekretaris kota Bandung H. Yasa Hanafiah, S.E., M.M.. sampaikan bahwa untuk aspirasi akan disampaikan pada instansi terkait dan akan menyampaikan aspirasi dan menjadwalkan pada bapak ibu untuk kami fasilitasi di DPRD.
Yadi sampaikan bahwa kami akan sampaikan bahwa yang akan dilantik dan untuk pengadaan taman sudah dilakukan sebelum ada pemenang sehingga kita akan serahkan dengan data yang ada.
Terkait Perumda Pasar terkait Dirut sampai saat ini belum selesai bahkan di PDAM juga belum selesai sehingga itu yang menjadikan kami perlu adanya kejelasan, pungkasnya.
[Spotberita/redaksi]



