Tony Sukmana Harapkan ada Ruang seni dan budaya dalam usulan program Disbudpar Kota Bandung 2027.

Spotberita – Jabar. Bertempat di papandayan hotel dilaksanakan forum perangkat daerah disbudpar kota Bandung.
Hadir kadisbudpar kota Bansung Drs. Arief Syaifudin, SH., M.Par.., para pegiat seni dan budaya kota Bandung termasuk Tony Sukmana, SE ketua DPD PPSI Kota Bandung

Dalam sesi diskusi yang dibagi dua bagian yaitu bidang pariwisata dimana ada pegiat pariwisata dan dari sisi kebudayaan dengan kelompok yang mengembangkan dan melestarikan budaya Kota Bandung.
Setelah melalui diskusi budaya terkait tempat budaya babakan siliwangi serta festival tangkuban perahu dan ruang terbuka untuk kesenian di kota Bandung menjadi bahasan menarik.
Tony sukmana diberi kesempatan dimana mengusulkan bahwa kita dari PPSI adalah penjaga tradisi dimana dengan silat tradisi yang ada bisa menjadikan salah satu aset budaya kota Bandung.

Lanjut Tony dalam PPSI sebagai warisan budaya tak benda dari unesco sangat disayangkan kalau Dunia saja Mengakui Masa kota Bandung tidak mau mengakui bahkan memajukan.
Terkait program jawara jaga desa juga disinggung Tony dalam diskusi tersebut dan ini sangat penting karena para jawara di Jawa Barat umumnya dan kota Bandung ini nantinya jaga desa menjadi pondasi penjaga budaya lokal dan tentunya bukan hanya jaga kenyamanan tetapi jaga lingkungannya juga yang bisa dikolaborasikan dengan dinas kebudayaan dalam event yang akan dibuat di tahun 2027 nanti.
Selanjutnya Tony diberi kesempatan mewakili dari kelompok budaya untuk dibuat berita acara rencana kerja disbudpar tahun 2027 antara lain :
- Adanya ruang terbuka bagi pegiat seni baik di bandara maupun di stasiun kereta api contohnya.
- ada ruang bersama dalam satu kesekretariatan seni budaya kota Bandung.
- adanya penetapan hari budaya kota Bandung yang nanti ditampilkan dalam kalender event.
- penetapan sentralisasi terkait ritus dimana ritus – ritus perwilayah dimana ada wilayah khusus ritus
- kalau dari pencak silat adanya promosi – promosi selalu ditampilkan dalam berbagai event kerjasama dengan disbudpar.
- terakhir usulan tentang akreditasi wasit pencak silat yang sampai saat ini belum terealisasi karena banyak pasangiri yang ada harus punya standardisasi penilaian.
Setelah ditandatangani maka dibuat BAP dan akan diajukan sebagai pokok pikiran dalam perencanaan kegiatan disbudpar kota dan selaras dengan pembuatan budget kegiatan tentunya.
[ Spotberita/redaksi].




