2.146 Pegawai BKKBN ikuti Retreat dan Jambore Bangga kencana tahun 2025

Kab Bandung, Spotberita.com,Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Kepala BKKBN RI berkolaborasi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat menggelar Retreat dan Jambore bangga kencana tahun 2025, bertempat ekowisata eMTe Highland Resort di Rancaupas, Ciwidey, Kabupaten Bandung,Sabtu, (12/07).

Kegiatan Retreat dan Jambore ini diikuti 2.146 pegawai, di laksanakan tiga hari, dari tanggal 10-12 Juli 2025.
Tujuan dari Retreat dan Jambore ini yaitu, menggembleng ketahanan fisik dan mental penggawa Kemendukbangga/BKKBN Jabar untuk mempercepat pencapaian program prioritas.
Pada penutupan Retreat dan Jambore bangga kencana Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Dr.H. Wihaji, S.Ag.M Pd. hadir dan ia sangat mengapresiasi kepada para peserta kegiatan Retreat ini
Selain itu ia pun mengecek setiap pasukan para peserta Retreat, sehingga para peserta sangat antusias dan penuh semangat dengan kehadiran bapak Mendukbangga Wihaji.
Sementara itu Menurut Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat Dadi Ahmad Roswandi menjelaskan
“Kami ingin agar setiap pegawai Kemendukbangga/BKKBN siap lahir-batin untuk melakukan akselerasi program. Untuk itu, dibutuhkan ketahanan fisik maupun mental sekaligus membangun jiwa korsa seluruh pegawai. Semua kami bawa ke sini untuk berlatih meningkatkan kedisiplinan,” jelas Dadi Ahmad Roswandi
Adapun para pelatih /Instrukturnya dari Pusat Pendidikan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).
Para peserta terdiri dari para pegawai penyuluh keluarga berncana (PKB) dan aparatur sipil negara (ASN) non-PKB Kemendukbangga/BKKBN Jabar 27/kabupaten/kota se-Jawa Barat
Peserta pelatihan wajib bangun pukul 04.00 pagi untuk persiapan. Usai melaksanakan ibadah pagi, pukul 05.30 seluruh peserta sudah berkumpul di lapangan untuk melaksanakan olahraga yang diakhiri dengan sarapan bersama di tengah lapangan.
Peserta wajib hadir di lapangan mulai pukul 05.30 sampai berakhirnya acara pada malam hari.
Peserta hanya diizinkan meninggalkan lapangan untuk keperluan mendesak atau alasan sakit berat.
“Saya meyakini kegiatan tiga hari ini mampu meningakatkan kedisiplinan pegawai secara signifikan. Saya melihat secara langsung bagaimana pelatih Kopassus mengajarkan tentang disiplin diri, tepat waktu, hingga jiwa korsa. Seluruh peserta digembleng untuk saling hormat satu sama lain, baik pada saat baris-berbaris atau pada saat makan sekalipun. Makan belum bisa dimulai selama peserta belum tertib. Mereka harus mulai bersama-sama dan berakhir pada waktu yang sama,” ujar Dadi
Para PKB yang sebagian di antaranya termasuk usia senior tetap semangat mengikuti kegiatan. Pokoknya semua sama,” Dadi melanjutkan.
Quick wins terdiri atas lima program prioritas, meliputi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Lansia Berdaya (Sidaya), dan Super Aplikasi Keluarga Indonesia.
“Selain lima _quick wins,_ Kemendukbangga juga mendapat perintah khusus dari Bapak Presiden untuk membantu menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam hal ini, MBG untuk kluster sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Saat ini kami fokus pada percepatan capaian quick winsdan MBG,” pungkas Dadi.
Dalam kegiatan Retreat dan Jambore bangga kencana ini hadir para kepala dinas DP2KBP3A Kabupaten/kota se-Jawa Barat, tampak terlihat kepala dinas DP2KBP3A Kabupaten Bandung H.M.Hairun,SH, MH. Kepala dinas DP2KBP3A Kabupaten Karawang yang diwakili Sekdis Imam Bahanam.
Kegiatan Retreat dan Jambore bangga kencana ini dimeriahkan pembagian door prize oleh Panitia seperti sepeda,dll sehingga acara berjalan aman lancar dan sukses.( DY )




