Musrembang Kecamatan Bandung Kulon: hari ini berjumlah 159 usulan kegiatan Untuk Dibawa Ke Musrembang Tingkat Kota.

Spotberita- Jabar. Bertempat di Santika Hotel Jl.peta kota Bandung kecamatan Bandung Kulon mengadakan musrembang tingkat kecamatan bertajuk penguatan infrastruktur, sosial, dan ekonomi berbasis kewilayahan untuk mendorong pengembangan koridor wisata kota yang inklusif dan berdaya saing.Kamis (12/2/2026).
Dihadiri elemen forkopimcam dan karang taruna serta LPM se kecamatan Bandung Kulon dan perwakilan anggota DPRD dapil 6 H. Deni Nursani ,S.Pd.i dan Camat Bandung Kulon Drs. Yogiarto Yoharim, M.M serta RW se Kecamatan Bandung Kulon.

Tjakra Irawan Sekcam Bandung Kulon sampaikan tujuan musrembang kali ini adalah 1 membahas dan menyepakati hasil musrembang kelurahan serta kegiatan lintas kelurahan yang akan menjadi prioritas kegiatan pembangunan di wilayah kecamatan Bandung kulon 2 menetapkan prioritas kegiatan pembangunan di tingkat kecamatan Bandung kulon yang belum tercakup dalam prioritas kegiatan pembangunan kelurahan 3 melakukan klasifikasi atas prioritas kegiatan pembangunan Kecamatan Bandung kulon sesuai dengan fungsi SKPD narasumber kota yang hadir sebagai narasumber.
Output tersusunnya daftar nama delegasi Kecamatan untuk mengisi mouse Lembang tingkat kota 3 tersusunnya berita acara kesepakatan musrenbang kecamatan.

Camat Bandung Kulon Yogiarto sampaikan dalam sambutannya Lembang tahun 2026 kali ini dapat mewujudkan koordinasi yang lebih baik antar lingkup Kota Bandung antar lingkup pemerintah Kota Bandung dengan unsur masyarakat Kecamatan gunung Bandung kulon diharapkan mampu melahirkan kesepakatan dan kesesuaian dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat Bandung kulon serta sejalan dengan target kinerja rpjmd janji politik walikota Bandung tahun 2025 2009 dalam mewujudkan kota Bandung sebagai Kota unggul terbuka amanah maju dan agamis melalui pemerintahan yang berontasi melayani serta berkelanjutan mendukung pembangunan nasional,
Forkopimcam kota Bandung Kota Bandung sebagai lembaga pemerintah perangkat pemerintah wilayah Kota Bandung maka Bandung kulon Kecamatan Bandung kulon berupaya mengkoordinasikan dalam upaya menciptakan dan menyempurnakan mekanisme perencanaan pembangunan daerah dengan mengarah kepada aspirasi masyarakat yang akurat sehingga dapat merealisasikan pertanggungjawaban kepada masyarakat dengan mengacu kepada hasil RW dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dengan aspirasi skpd yang berdasarkan Permendagri undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang penilaian daerah .
Harapan Non teknis di Bandung Kulon harus ada Puskesmas Yang Lahan sudah ada di Cigondewah Rahayu dan sekolah tingkat SLTA
Tujuan musrembang kali ini telah dilakukan di musrembang RW yang Dilaksanakan pada tanggal 6 Januari sampai 26 Januari 2026 dan kegiatan lintas kelurahan yang belum terakomodasi dalam muslim bank kelurahan yang dinilai akan menjadi prioritas kegiatan pembangunan di kecamatan Bandung kulon tahun 2027,
Pada musrenbang tahun 2025 telah diusulkan daftar program kegiatan musrenbang tingkat kota sebanyak 191 usulan kegiatan yang terealisasi pada program kegiatan tahun 2026 berjumlah sebanyak 204 kegiatan dan kita dapat dan kiranya dapat disampaikan kembali kepada SKPD dalam forum yang mulia ini.
Tahun 2026 dari hasil musrenbang kecamatan Bandung kulon bahan musrembang hari ini berjumlah 159 usulan kegiatan terdiri dari terdiri dari museum hasil Husein bang kelurahan warung Muncang 17 usulan kelurahan cibuntu 17 usulan kelurahan Cijerah 13 usulan kelurahan Caringin 17 usulan kelurahan gempolsari 27 usulan kelurahan cigondewah Kidul 18 usulan dan kerohan cigondewah Rahayu 29 usulan total usulan sebanyak 159 dengan rupiah kurang lebih 7 miliar lebih.
Pagu anggaran 7.874.000 perlu kami sampaikan bahwa usul 160 usulan kegiatan tersebut sesuai dengan kamu usulan Husein bank Kota Bandung sementara itu kepada SKPD yang hadir pada kesempatan yang baik hari ini apabila melaksanakan kegiatan wajib urusan wajib di wilayah kecamatan Bandung kelurahan pada waktunya dikoordinasikan dengan kami dan sekaligus dapat mendapatkan laporan anggaran dan yang dapat dirahasiakan.
H. Deni Nursani ,S.Pd.i yang juga ada di komisi IV sampaikan khusus bandung kulon itu sangat luar biasa padahal langkah-langkah kita merancang pembangunan Bandung kulon kita sendiri misalnya abai dan tidak serius untuk menghadirinya.
Forum ini bukan sekadar agenda tahunan setiap tahun Kita diundang di hotel yang sangat nyaman ini ya bukan sekedar seremonial tahunan tentu saja tetapi bagaimana forum ini menjadi ruang konstitusional rakyat untuk menentukan arah pembangunan wilayahnya jadi saya sampaikan tadi ini sama strategis oleh karena itu kenapa tadi saya mengabsen karena ini bukan kegiatan kaleng-kaleng yang hanya menghabiskan anggaran menghabiskan tadi kan disampaikan bahwa semua penganggaran acara musrenbang ini adalah dari APBD.
Kegiatan ini dari pajak yang diambil oleh dari rakyat daerah dari pajak kita pajak tetangga kita maka sangat disayangkan sekali kalau momentum ini ya tidak kita jadikan sebagai ruang konstitusional rakyat untuk menentukan arah pembangunan wilayah Bandung kulon .
Saya sebagai anggota DPRD kota Bandung dan dapil 6 ya Bandung kulon Bojongloa Kidul saya memandang muslim bank sebagai perwujudan langsung dari amanat undang-undang dasar 1945 khususnya pasal 18 yang menegaskan bahwa pemerintahan daerah dijalankan dengan prinsip demokrasi dan partisipasi masyarakat .
Sehingga apa yang disampaikan oleh bapak-bapak ibu-ibu hari ini sekali lagi bukan sekedar daftar usulan tetapi menjadi mandat rakyat yang wajib kami yang hadir hari ini adalah mungkin teman-teman sisanya yang 5 orang lagi Anda bentrok kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan wajib mengawalnya wajib mengawalnya ya dalam fungsi penganggaran legislasi dan pengawasan .
[Spotberita/redaksi]




