
Spotberita – Jabar. Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kota Banjar Masa Bhakti 2026–2030
Bertempat di Aula Setda Kota Banjar. Fokus utama kepengurusan di bawah kepemimpinan Dani Danial Muhklis adalah: Regenerasi: Memperkuat peran paguron pencak silat di tingkat lokal, Pelestarian Budaya: Memastikan pencak silat tetap menjadi identitas budaya yang kuat di Banjar Patroman, Sinergi: Membangun kerja sama yang lebih erat dengan Pemerintah Kota Banjar dalam pembinaan atlet dan seni.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan daerah pada 14 Februari 2026 Acara dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, dan Wakil Wali Kota Banjar, Dr. H. Supriana, M.Pd.. Pengurus yang dilantik akan mengemban amanah untuk periode masa bhakti 2026–2030Pelantikan ini menandai regenerasi kepemimpinan organisasi PPSI di tingkat kota untuk terus melestarikan seni budaya pencak silat di wilayah Banjar Patroman.
Momentum ini menjadi tonggak baru kebangkitan pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus ajang prestasi di Kota Banjar.
Ketua terpilih, Danil Danial Mukhlis, menegaskan komitmennya untuk membawa PPSI Kota Banjar berkembang pesat, tidak hanya di tingkat kota, tetapi juga mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional.
“Baik di tingkat kota, regional, maupun nasional, kami siap membawa PPSI Kota Banjar lebih maju dan berprestasi,”ujarnya penuh optimisme.
Kehadiran unsur pimpinan daerah ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengembangan seni bela diri tradisional tersebut.
Sekretaris Umum DPP PPSI Jawa Barat, Deden Dinar Mukti, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru mampu bergerak lebih masif dalam membangun minat dan bakat masyarakat terhadap pencak silat.
“Kami berharap PPSI Kota Banjar dapat melestarikan seni budaya Pancasila dan tradisi Jawa Barat, sekaligus mencetak kader-kader berprestasi di tingkat Korda, Korkot, hingga Kornas,”ungkapnya.
[Spotberita/redaksi]




