Foto : Kepala KSOP Pangkal Balam, Izuar. (Biar M Yamin)

PANGKALPINANG,SpotBerita –  Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah tahun 2019 ini lonjakan arus mudik di pelabuhan Pangkal Balam, Kota Pangkalpinang justru mengalami peningkatan di atas 100 % (persen).

“Arus mudik penumpang kapal laut lebaran Idul Fitri tahun 2019 di pelabuhan Pangkal Balam ini hingga mencapai 400 persen. Ini lonjakan arus mudik paling tertinggi selama momen lebaran,” ujar kepala Kantor Sahbandar & Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkal Balam, Izuar saat ditemui reporter SpotBerita.com di ruang kerjanya, Selasa (17/6/2019).

Foto : Kepala KSOP Pangkal Balam, Izuar pose bersama reporter SpotBerita.com, Biar M Yamin. (*)

Bahkan menurutnya lonjakan arus mudik penumpang kapal melalui pelabuhan setempat (Pangkal Balam) justru pada momen lebaran Idul Fitri 2019 ini tercatat mencapai angka sekitar 15000 orang penumpang.

“Total arus mudik penumpang di pelabuhan Pangkal Balam mencapai di atas angka 15000,” ungkapnya.
Izuar menduga jika dampak tingginya harga tiket pesawat dalam momen lebaran Idul Fitri tahun 2019 ini justru sarana transportasi laut alternatif bagi para pemudik.

“Harga tiket pesawat melambung tinggi sehingga sarana transportasi laut menjadi alternatif pilihan bagi para pemudik lantaran biaya relatif murah,” jelasnya.
Foto : Selain ramah, Izuar dikenal sangat familiar dengan para awak media. (*)

Meski begitu, Izuar justru mengaku lonjakan arus mudik lebaran penumpang melalui pelabuhan Pangkal Balam mengalami lonjakan yang sangat drastis justru berjalan lancar tanpa ada kendala apapun.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar dan semalam saya sempat sidak di atas kapal bahkan saat itu para penumpang mengucapkan terima kasih kepada kita. Sebab mereka merasa bisa mudik lebaran tahun ini, lantaran transportasi sarana laut dianggap membantu masyarakat,” terang Izuar.

Tak hanya itu, menyikapi momen lebaran Idul Fitri kali ini pihaknya pun menetapkan kebijakan lainnya khususnya dalam membantu meringankan beban para penumpang yang menggunakan sarana jasa transportasi laut (kapal) yakni pihak KSOP Pangkal Balam membebaskan pengenaan biaya cas muatan barang penumpang.

“Semua barang yang dibawa oleh para penumpang dibebaskan timbangan alias tanpa dipungut biaya apapun atau biaya bagasi” tegasnya. (Biar M Yamin)
Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.