Bandung
Trending

Perayaan 60 Tahun Pikiran Rakyat: Jejak Pengabdian, Pilar Informasi Kredibel Jawa Barat.

Perayaan 60 Tahun Pikiran Rakyat: Jejak Pengabdian, Pilar Informasi Kredibel Jawa Barat.

Spotberita- Jabar. — Perhelatan 60 tahun Harian Umum Pikiran Rakyat berlangsung khidmat di lobi Hotel Homan, menegaskan peran panjang media ini sebagai pilar informasi yang kredibel dan terpercaya di Jawa Barat.

Acara yang mengusung semangat “Mengabdi untuk Jawa Barat” ini dihadiri jajaran direksi, pemegang saham, serta sejumlah tokoh penting daerah, termasuk perwakilan Kodam III/Siliwangi, tokoh masyarakat seperti Popong Otje Djundjunan, serta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat yang hadir mewakili gubernur.

Media Kredibel di Tengah Arus Informasi Digital

Tia Yuniarti  Direktur Utama Dalam sambutannya, menegaskan pentingnya peran media arus utama di tengah maraknya informasi di media sosial. Ia mengingatkan bahwa tidak semua informasi yang beredar dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Hari ini kita harus lebih aware. Informasi di media sosial belum tentu benar, sehingga perlu ditimbang. Pikiran Rakyat hadir sebagai media mainstream yang kredibel dan dapat dipercaya, serta menjadi rujukan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran media seperti Pikiran Rakyat menjadi penyeimbang di tengah derasnya arus informasi yang rentan hoaks.

Ikatan Emosional dan Jejak Sejarah
Pikirkan rakyat  juga menyoroti filosofi acara yang menghadirkan tokoh-tokoh Jawa Barat yang memiliki kedekatan emosional dengan Pikiran Rakyat. Selama enam dekade, media ini dinilai telah memberikan kontribusi besar, tidak hanya bagi Jawa Barat tetapi juga bagi Indonesia.

Secara historis, Pikiran Rakyat lahir pada 24 Maret 1967 sebagai transformasi dari Harian Angkatan Bersenjata edisi Jawa Barat. Dukungan Kodam III/Siliwangi menjadi bagian penting dalam perjalanan awal tersebut, sebelum akhirnya berkembang menjadi koran umum yang mandiri berkat peran wartawan senior, termasuk Atang Ruswita dan rekan-rekannya.

Moto “dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat” menjadi fondasi yang terus dijaga hingga kini.

Transformasi Media di Era Digital
Memasuki era modern, Pikiran Rakyat tidak hanya bertahan sebagai media cetak, tetapi juga berkembang melalui berbagai platform. Kehadiran Pikiran Rakyat Media Network (PRMN) dan PRFM menjadi bukti adaptasi terhadap segmentasi audiens yang semakin beragam, termasuk di ranah digital dan media sosial.

Jaringan ini memungkinkan Pikiran Rakyat tetap relevan dan menjangkau generasi baru tanpa meninggalkan nilai-nilai jurnalistik yang telah dibangun selama puluhan tahun.

Apresiasi untuk Tokoh Jawa Barat
Dalam rangkaian acara, penghargaan diberikan kepada sejumlah tokoh Jawa Barat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka. Tia menyebut penghargaan tersebut sarat makna dan diharapkan mampu menjadi inspirasi positif, khususnya bagi masyarakat Bandung dan Jawa Barat secara umum.

Komitmen Berkelanjutan
Direktur PT Pikiran Rakyat Bandung, Tia Yuniarti, bersama jajaran manajemen, menegaskan komitmen untuk terus menjaga kualitas pemberitaan. Sementara itu, Agus Sulistriyono sebagai CEO PRMN turut mendorong penguatan jaringan media agar tetap adaptif di tengah perubahan zaman.

Perayaan 60 tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi perjalanan panjang media yang lahir dari semangat kebersamaan dan pengabdian. Pikiran Rakyat membuktikan diri sebagai saksi sejarah sekaligus mitra pembangunan yang terus relevan bagi masyarakat.

(Spotberita – Jabar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button